Journalnusantara.com, Cianjur - Unjuk rasa beberapa hari lalu pada Rabu, tanggal 25 Januari 2023 tidak membuahkan hasil yang signifikan. Pasalnya, Bupati Cianjur sebagai pemegang kebijakan utama perihal bantuan bagi korban terdampak gempa selalu tidak hadir.
"Hal tersebut tentu menyulut reaksi para demonstran untuk melakukan aksi turun kembali. Mengingat, di tangan Bupati Cianjur lah komando dipegangnya," ungkap salah satu Ketua Forum Peduli Masyarakat Cianjur (FPMC), Dhanu AS kepada awak media.
Baca Juga: KPK Tegaskan Nilai Manfaat Akan Habis Jika Biaya Haji Tidak Naik
Menurut Dhanu, yang menjadi sororan dan aneh adalah kenapa Bupati Cianjur sejak awal ketika ada demontrasi perihal bantuan gempa, dirinya tidak mau menemui masa aksi.
"Apakah karena Pemkab dalam hal ini Bupati Cianjur gagap dalam menangani gempa di Cianjur sehingga tidak muncul dan tidak menjawab pertanyaan masa aksi," ucapnya mempertanyakan.
Lebih dari itu Dhanu menambahkan, artinya penjelasan dari Pemkab Cianjur selalu berbelit-belit dan saling lempar. Sebelumnya, perwakilan dari BPNB dan Bank Mandiri hanya bisa menjelaskan tentang petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis penanganan gempa Cianjur. Intinya tidak mampu menjelaskan kapan dana pembangunan bagi korban gempa bisa direalisasikan.
Baca Juga: Dewan Legislatif Mahasiswa STISNU Cianjur Gelar Rapat Pleno
"Karena pemangku kepentingan dan kebijakan berada di tangan Bupati Cianjur. Itu bisa memperkuat dugaan adanya masalah dalam penanganan penanggulangan bencana saat ini," turur Dhanu di kantor sekretariat di Perumahan Puskopad Sabandar.
Oleh karena itu, Aliansi Masyarakat Cianjur Menggugat bakal menggelar demontrasi
Jilid 3 yang direncanakan pada hari Senin, 30 Januari 2023, dengan tuntutan sampai Bupati Cianjur hadir menemui para demonstran untuk menjelaskan semuanya.
Baca Juga: Hot Banget! Tania Selebgram yang Mampu Manjakan Mata Perjaka hingga Duda
"Aksi Aliansi Masyarakat Cianjur Menggugat telah mendapat izin dari Polres Cianjur. Kita pasang 1000 tenda akan kita di alun-alun jika tuntutan tidak dipenuhi," tegas Denda, Bendahara FPMC.
Artikel Terkait
Bikin SIM Baru, Korlantas Polri Siapkan 1200 Soal Ujian
Miss Hijab Sosial Indonesia 2022 Gaungkan Literasi Al-Qur'an
Resmi, Asnawi Mangkualam Gabung Klub Asal Korea Selatan Jeonnam Dragons
Aduh...Pernyataan Kapolres Cianjur Dibantah Pengendara Audi A8, Diduga Mobil Polisilah Pelakunya !
Usulan Masa Jabatan Kades 9 Tahun Tuai Banyak Kritik
Bangsa Yahudi Miliki Kecerdasan Luar Biasa, Contohnya CEO Facebook
Tega! Sang Pacar Aniaya Anak dari Kekasih
Hot Banget! Tania Selebgram yang Mampu Manjakan Mata Perjaka hingga Duda
Dewan Legislatif Mahasiswa STISNU Cianjur Gelar Rapat Pleno
KPK Tegaskan Nilai Manfaat Akan Habis Jika Biaya Haji Tidak Naik