JournalNusantara.com - Menteri Agama Yaqut cholil qoumas, mengutuk aksi dalam pembakaaran dan merobek Al-quran di Swedia dan Belanda.
Itu menurutnya, adalah tindakan itu bentuk teror dan tindakan ekstrem yang bisa mengancam harmoninya umat beragama.
Baca Juga: Dulu Gabung Indonesia, Kini 6 Negara Ini Memilih Pisah, Salah Satunya Timor Leste
Yaqut meningkatkan Predensi G20 pada 2022,untuk mengamanahkan semua negara membangun kebersamaan melalui motto Recover Together.
Recorver Stronger atau pilih bersama, Bangkit Perkasa, Motto ini memberi pesan kuat tentang pentingnya kebersamaan dalam memajukan dunia, bangkit dari pandemi.
"Swedia dan Belanda justri dia merusak semangat kebersamaan yang sedang dibangun, itu jelas merugikan seluruh umat beragama dan tidak bisa dibenarkan." ujarnya.
Baca Juga: Bangsa Yahudi Miliki Kecerdasan Luar Biasa, Contohnya CEO Facebook
Aksi pembakaran Al-quran tersebut dilakukan oleh Raumus Paludan, pemimpin Partai Stram Kurs yang berhalauan sayap kanan di Denmark di depan Kedutaan Besar Turki di Stockholm, Swedia pada Sabtu (21/01/23). (Tiara Maulia Setiawan)
Sumber: Instagram officialnewstv