Dengan daerah kekuasaan yang luas, Sriwijaya menjadi pusat perdagangan dan penyebaran agama yang sangat berpengaruh di dunia. Tak heran jika Sriwijaya kerap disebut Nusantara di masa lalu.
4. Timor Leste (Timor Timur)
Indonesia memiliki sejarah yang panjang dengan Timor Timur yang sekarang menjadi Timor Leste.
Timor Timur dijajah oleh Portugal pada abad ke-16, dan dikenal sebagai Timor Portugis sampai 28 November 1975.
Sembilan hari kemudian, Indonesia melakukan invasi dan kemudian menyatakan Timor Timur sebagai provinsi ke-27 pada tahun berikutnya.
Sempat menjadi bagian dari Indonesia, rakyat Timor Timur kemudian menyuarakan keinginan mereka untuk berpisah.
Pada tahun 1999, Presiden BJ Habibie melakukan referendum dan dimenangkan oleh kelompok pro kemerdekaan.
Sehingga Timor Timur melepaskan diri dari Indonesia kemudian mengubah nama menjadi Timor Leste setelah menjadi negara merdeka.
Baca Juga: Bupati Cianjur Kabur Melulu, Aliansi Masyarakat Bakal Demo Kembali
5. Brunei Darussalam
Wilayah Brunei Darussalam sempat dikuasai kerajaan Sriwijaya.
Beberapa beberapa pemukiman di Teluk Brunei Darussalam disebut sebagai Vijayanegara, sebagaimana dilaporkan laman Indonesia.go.id.
Brunei juga tercantum dalam kitab Negarakretagama yang ditulis kerajaan Majapahit pada 1365.
Wilayah yang disebut Buruneng tersebut dikuasai Majapahit setelah Patih Gadjah Mada berambisi melaksanakan Sumpah Palapa.
6. Kamboja
Sriwjaya juga berperan di masa penaklukan Kamboja. Catatan kekuasaan Sriwjaya di Kamboja diperoleh dari seorang pendeta bernama I-Tzing yang sempat singgah di kerajaan tersebut.
Wilayah kekuasaan yang luas dan strategis memudahkan Sriwijaya menjual hasil alam dan sumber ekonomi lainnya, seperti kapur barus, kayu gaharu, cengkih, kayu cendana, pala dan kapulaga.
Baca Juga: KPK Tegaskan Nilai Manfaat Akan Habis Jika Biaya Haji Tidak Naik