nasional

Kecurangan ACT, Dana Korban Lion Air 610 Terkumpul Rp138 Miliar, Disalurkan Cuma Rp20 Miliar

Selasa, 15 November 2022 | 17:33 WIB
Ahyudin salah satu terdakwa dalam sidang penyelewengan dana kemanusiaan ACT

JournalNusantara.com - Yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT) tak berkutik saat Jaksa membeberkan jika perusahaan Boeing lewat Being Community Investment Fund (BCIF) memberikan dana Rp 138 miliar.

Dana tersebut diberikan untuk pembangunan fasilitas sesuai dengan permintaan ahli waris korban Lion Air 610.

Bahkan Jaksa juga mengungkapkan jika dana Rp 138 Milyar yang terkumpul untuk ahli waris korban Lion Air 610, cuma Rp 20 miliar yang uang disalurkan untuk kegiatan amal ACT.

Baca Juga: Miris, Guru Pukul Guru Terjadi di Cianjur, Korban Alami Luka di Wajah, Mediasi Telah Diupayakan

Ungkapan tersebut disampaikan saat dibacakannya surat dakwaan mantan Presiden ACT Ahyudin dalam perkara penggelapan dana donasi Boeing untuk ahli waris korban Lion Air 610 di PN Jaksel pada, Selasa (15/11/2022).

Lanjutnya, surat dakwaan juga menjelaskan bahwa Ahyudin melakukan perbuatan itu bersama-sama dengan Presiden ACT Ibnu Khajar dan Hariyana Hermain (HH).

Dimana yang bersangkutan merupakan sebagai salah satu Pembina ACT dan memiliki jabatan tinggi lain di ACT, termasuk mengurusi keuangan.

Dalam upaya tuntutannya setiap terdakwa dilakukan diruangan terpisah.

Baca Juga: KB Suntik 3 Bulan, Ini Dia Dampak Negatifnya untuk Kesehatan Tubuh

Berdasarkan Keterangan, prilaku terdakwa bermula saat ahli waris korban Lion Air 610 mendapatkan santunan dari Boeing masing-masing USD 144.320 atau setara Rp 2 miliar.

Sehingga santunan itu diterima secara langsung oleh ahli warisnya sendiri.

ACT sebagai lembaga filantropi juga mendapat USD 144.500 sesuai dengan persetujuan para keluarga korban.

ACT mengatakan uang itu akan diperuntukkan buat membangun fasilitas sosial.

Keluarga korban Lion Air pun menyetujui pencairan dan meminta ACT membangun sarana pendidikan dengan menggunakan anggaran dana CSR dari perusahaan Boeing adalah sebanyak 68 ahli waris.

Halaman:

Tags

Terkini