Journalnusantara.com - Anggota KPU Divisi Data dan Teknologi Informasi, Betty Epsilon Idroos, bersama Tim Data Informasi KPU Setjen KPU melakukan kunjungan kerja ke Kuala Lumpur Malaysia.
Hal ini dilakukan untuk langsung memberikan supervisi dan monitoring terkait pembersihan data pemilih yang ganda dan invalid, pada tanggal 3-5 Juni 2023.
Kegiatan diawali dengan pertemuan bersama Dubes Malaysia, Hermono di Wisma Duta Indonesia, Kuala Lumpur.
"Pertemuan tersebut membahas beberapa potensi masalah yang akan terjadi beserta langkah penyelesaian untuk antisipasinya," unggahnya dilansir dari media KPU.
Kegiatan dilanjutkan dengan melibatkan 7 PPLN yang terdiri atas 6 PPLN se-Malaysia (Kuala Lumpur, Johor Bahru, Tawau, Kota Kinabalu, Penang dan Kuching) serta Brunei Darussalam.
Baca Juga: Panglima TNI Resmikan Bale Asta Dala Puri Ageng Blahbatuh Bali
Betty meminta agar PPLN melakukan upaya terukur dan prosedural terkait perbaikan data pemilih yang dimaksud, dengan tetap menjaga komunikasi antar lembaga menuju penetapan Daftar Pemilih Tetap Pemilu 2024 di Luar Negeri.
Tim Data Informasi Setjen KPU juga melakukan pendampingan rekonsiliasi data antar PPLN selama kunjungan dengan hasil penyusutan data ganda menjadi 33 persen dan data invalid menjadi 79 persen.
Betty optimis PPLN dapat melanjutkan kerja-kerja menuju data pemilih yang valid, akurat dan mutakhir untuk penetapan DPT Pemilu 2024.
Selanjutnya bersama-sama PPLN Kuala Lumpur dan Panwas Kuala Lumpur juga melakukan kunjungan coktas (coklit terbatas) untuk mendapatkan konfirmasi atas data pemilih di lapangan.
Baca Juga: Polres Cianjur Tangkap 2 Perempuan Pelaku Tindak Pidana Perdagangan Orang