Baca Juga: KPK Tetapkan Walikota Bandung Tersangka Suap Pengadaan CCTV dan ISP
"Semoga bisa melahirkan generasi milenial Al Quran dan meningkatkan pemahaman nilai Al-Quran dan hadis," katanya dilansir media Antara.
Senada disampaikan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat Ajam Mustajam menyampaikan tantangan yang dihadapi umat saat ini berkaitan dengan keseimbangan, toleransi, dan keberagaman.
"Al Quran dan hadis mengajarkan aspek keseimbangan nilai-nilai tersebut. STQH menjadi salah satu upaya untuk menunjukkan keseimbangan hidup," katanya.
Dirinya juga berharap STQH menjadi ajang untuk membangun ukhuwah Islamiah yang bisa membawa Jawa Barat menjadi juara.
STQH ke-18 Tingkat Provinsi Jawa Barat mencakup empat cabang lomba, yakni Tilawah Al Quran, Hifzh Al Quran, Tafsir Al Quran, dan Hadis Nabi.
Cabang Tilawah Al Quran terdiri atas golongan dewasa (putra dan putri) serta golongan anak-anak (putra dan putri) sedangkan Cabang Hifzh Al Quran meliputi golongan satu juz dan tilawah (putra dan putri), golongan lima juz dan tilawah (putra dan putri), golongan 10 juz (putra dan putri), golongan 20 juz (putra dan putri), dan golongan 30 juz (putra dan putri).
Baca Juga: Fita Isnaeni, Dara Cantik Asal Purbalingga Ungkap Perjuangan Menjadi Model Hijab
Cabang Tafsir Al Quran mencakup golongan Bahasa Arab beserta hafalan 30 juz putra dan putri serta Cabang Hadis Nabi meliputi golongan hafalan 100 hadis dengan sanad (putra dan putri), golongan hafalan 500 hadis tanpa sanad (putra dan putri), dan golongan karya tulis ilmiah hadis nabi (putra dan putri).