JournalNusantara.com - Jagat politik Jawa Barat dihebohkan dengan kabar mundurnya politisi gaek dari DPD Partai Golkar Jawa Barat, yakni Dedi Mulyadi.
Kang Dedi, demikian sapaan akrabnya, dikabarkan mundur dari Partai Golkar karena adanya konflik internal, dan kini surat pernyataan pengunduran dirinya tersebar di WhatsApp.
Hal ini seperrti yang dikemukakan oleh salah seorang politisi yang enggan disebutkan namanya.
"Beredar isu mundurnya beliau (Dedi Mulyadi) karena adanya konflik internal, namun ini baru isu lho, harus ditelusuri kebenarannya, jangan sampai ini menjadi hoax." tuturnya dengan nada santai.
Baca Juga: Momen Unik KTT ASEAN, Sandiaga Uno Berenang di Pantai Labuan Bajo
Namun, sebagaimana diketahui, berdasarkan surat yang beredar di linimasa WhatsApp, Dedi Mulyadi mundur dengan alasan untuk syarat pencalegan di tahun 2024.
Suka ataupun tidak, bagi Partai Golkar JAbar, kabar mundurnya Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Dedi Mulyadi, berhembus kencang dan bernuansa politis.
Surat pengunduran diri Dedi Mulyadi dari Partai Golkar yang ditujukan pada Ketua Umum Airlangga Hartarto beredar luas.
Adapun surat tersebut dikeluarkan pada Rabu, 10 Mei 2023. Di dalamnya lengkap dengan tanda tangan bermaterai Dedi Mulyadi.
Baca Juga: Gegara Dua Kepala Desa di Cianjur di Tangkap, Begini Tanggapan APDESI
Dalam surat tersebut, mantan Bupati Purwakarta itu mundur dari Partai Golkar dengan alasan untuk syarat pencalegan 2024.
Dedi Mulyadi juga mundur dari jabatannya sebagai anggota DPR RI.
Diketahui, Dedi Mulyadi kini menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi Golkar.