nasional

Menteri Keuangan Sebut Manfaat Pajak untuk Kepentingan Masyarakat

Jumat, 7 April 2023 | 17:45 WIB
angkapan layar - Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam Rapat Koordinasi Pembangunan Pusat 2023 di Jakarta, Kamis (6/4/2023). (ANTARA/M. Baqir Idrus Alatas)

Journalnusantara.com, Jakarta - Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani Indrawati, menegaskan bahwa pajak digunakan untuk sebesar-besar kepentingan masyarakat luas.

"Terima kasih kepada seluruh wajib pajak yang telah melaporkan SPT Tahunan dan terus meningkatkan kepatuhan perpajakannya," kata Sri Mulyani dilansir dari akun media sosial pribadinya.

Sri Mulyani menyampaikan, sampai 31 Maret 2023 kemarin, Ditjenpajakri telah menerima total 12,01 juta SPT Tahunan, terdiri dari 11,68 juta SPT Tahunan Wajib Pajak Orang Pribadi dan 333 ribu SPT Wajib Pajak Badan.

Baca Juga: RUU Perampasan Aset, DPR RI Tunggu Naskah Akademik dari Pemerintah

"Jumlah ini meningkat jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Untuk Orang Pribadi tumbuh sebesar 2,88% yoy, sementara Badan tumbuh 12,76% yoy," terangnya.

Menurutnya, dengan pajak Anda, kita turut membantu melindungi masyarakat Indonesia, terutama kelompok miskin dan rentan dari guncangan global saat ini.

"Manfaat pajak Anda hadir dalam berbagai kebutuhan sehari-hari yang mungkin sering tak kita sadari," imbuhnya.

Ia mencontohkan manfaat pajak mulai dari subsidi energi BBM, gas elpiji, dan listrik, juga berbagai bantuan sosial BLT, sembako, bahkan tahun ini juga diberikan bantuan tambahan berupa protein untuk mendukung pemenuhan gizi kelompok masyarakat miskin dan rentan.

"Dengan #UangKita, kita telah meningkatkan kualitas SDM Indonesia. Hingga tahun 2022, total ada 35,5 ribu peserta yang telah mendapatkan beasiswa @lpdp_ri," tuturnya.

Baca Juga: Jelang Akhir Masa Jabatan, Bupati dan Wakil Bupati Subang Tetap Solid dalam Berbagai Acara

Mantan Direktur Bank Dunia ini menyebut, sebanyak Rp472,6 triliun #UangKita Tahun 2022 juga telah membantu jutaan anak bangsa untuk mendapatkan pendidikan yang layak dan membantu 96,7 juta jiwa masyarakat Indonesia mendapatkan fasilitas jaminan kesehatan.

"Berkat pajak Anda juga, kita bisa membiayai vaksinasi covid-19 sehingga alhamdulillah pandemi dapat kita tangani dengan sangat baik dan sekarang kita bisa kembali melakukan aktivitas secara normal," bebernya.

"Pajak Anda telah dan akan terus membangun Indonesia. Kami akan terus menjaga kepercayaan yang Anda berikan," tandasnya.

Baca Juga: Miris, 10.685 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan ke KPK

Tags

Terkini