JournalNusantara.com - Heboh seorang Romo Imam Gereja Katholik di Nusa Tenggara Timur (NTT) bernama Romo Paskal, berhasil membongkar praktek perbudakan dalam wujud penjualan manusia (human traficking). Namun, atas aksi beraninya membongkar mafia human trafficking tersebut ia dipolisikan oleh oknum yang diduga petinggi Badan Intelejen Negara (BIN).
Lebih kurang ada sekitar 500 kepala lebih yang menjadi korban perdagangan manusia tersebut, dan persatu kepala dihargai Rp.40 juta.
Baca Juga: Kang Emil Dikatain Maneh oleh Guru, Sekolah Langsung Pecat, Netizen: Sadis Banget Gubernur Kadrun
Hal ini seperti yang terdapat dalam konten video unggahan akun @Candra4smara dengan twittannya, "Gaskeun tagar #SaveRomoPaschal man teman Orang baik ga boleh sendirian melawan para Mafia Bajingan tengik. Beliau harus dikawal. Ga kebayang klo korban2 itu bagian dari keluarga kita. Ngeri... Ayo semangat...". Video yang berdurasi 1,50 detik ini sontak saja mendapatkan banyak respon dari warganet.
Baca Juga: Keseruan Puteri Indonesia Intelegensia 1 2022 Nonton Konser Blackpink
Seperti yang dikemukakan oleh akun @iksan_snd: "Beginilah Indonesia, yang tak bersalah dipenjara yang bersalah bebas." tulisnya, kemudian akun @dnx09z: "Nah non Islam seperti ini yang kita umat Islam apresiasi,bukan non Islam yang gemar provokasi SARA dan menista agama." dan dilanjut dengan komentar @HPRinggondani: "Orang yang bertindak baik harus bantu diselamatkan, kebenaran akan menang siapapun manusianya." cuitnya menegaskan.
Baca Juga: Terlalu...Mario Dandy Isi Bensin Mobil BMW Mewah, Langsung Kabur !
Video yang diunggah pada Rabu (15/03/2023) telah memperoleh respon 14.8K views, 310 retweets, 20 quotes, 545 likes, dan 42 komentar. ***
Sumber: Twitter