nasional

Diduga Rindu Kampung Halaman, Kepala SPPG Blora Mendadak Resign usai Sempat Pamit Lalu Hilang Tak Kembali

Selasa, 21 Juli 2026 | 17:50 WIB

JournalNusantara.com - Sebagian publik di media sosial, sempat dihebohkan dengan peristiwa tak terduga yang melibatkan seorang Kepala Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) di Blora, Jawa Tengah, bernama M Abdul Toha.

Dalam kasus ini, Toha diduga memilih mengundurkan diri atau resign dari pekerjaannya, lantaran merasa lokasi penugasannya terlalu jauh dari kampung halamannya di Jambi.

Selain itu, beredar pula kabar orang tuanya yang sedang sakit menjadi alasan Toha memilih resign dari jabatannya sebagai Kepala SPPG di Blora.

Kendati demikian, pengunduran diri Toha ternyata berdampak pada operasional Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sebelumnya menjadi tanggung jawabnya di Desa Muraharjo, Kecamatan Kunduran, Kabupaten Blora.

Baca Juga: Audisi Beauty Muslimah Indonesia Jakarta 2027 Resmi Dibuka, Kesempatan Emas untuk Muslimah Jabodetabek!

Dapur MBG itu diketahui kini berhenti sementara setelah Toha mengundurkan diri secara mendadak, dan sempat pamit namun tak kembali.

Lantas, bagaimana sebenarnya peristiwa tak terduga yang melibatkan Kepala SPPG di Blora ini bermula? Begini awal mulanya.

Pamit Salat, Lalu Mendadak Resign

Belakangan, Toha dikabarkan sempat berpamitan untuk menunaikan salat ke rekan kerjanya di SPPG Kunduran, Blora, pada Senin, 13 Juli 2026.

Hal itu diungkap dalam kesempatan berbeda, oleh PIC Yayasan Catur Pilar, Mei.

Mei menuturkan, hilangnya Toha pertama kali diketahui dari laporan rekan kerjanya yang berada di lokasi saat kejadian.

"Hal itu diketahui dari Sobri selaku Aslap (Asisten Lapangan) yang mana pada siang hari kepala SPPG M. Abdul Toha, ijin untuk sholat dengan berjalan kaki," kata Mei dikutip dalam keterangannya, pada Selasa, 21 Juli 2026.

"Namun tidak kunjung kembali dan hingga saat ini tidak dapat dihubungi," sambungnya.

Pada sore harinya, Toha diketahui telah mengirimkan surat pengunduran diri kepada Koordinator Wilayah (Korwil) melalui pesan digital.

Halaman:

Tags

Terkini