JOURNALNUSANTARA.COM, BANDUNG - PT KCIC terus memperluas jangkauan layanan Kereta Cepat Whoosh dengan menghadirkan integrasi antarmoda yang semakin lengkap di setiap titik pemberhentian.
Melansir dari Instagram @keretacepat_id, kemudahan akses ini dirancang untuk memastikan penumpang dapat melanjutkan perjalanan dengan praktis menuju berbagai destinasi akhir.
"Fokus utama dari pengembangan ini adalah menciptakan ekosistem transportasi yang saling terhubung mulai dari Jakarta hingga wilayah Bandung Raya," unggah akun tersebut dikutip Journalnusantara.com, Rabu (14/1/2026).
Di Stasiun Halim, Jakarta Timur, penumpang kini memiliki beragam opsi mulai dari LRT Jabodebek rute Jatimulya hingga Dukuh Atas serta layanan Transjakarta menuju Cawang.
Bagi masyarakat yang ingin menuju bandara, tersedia layanan Damri dengan rute langsung ke Bandara Soekarno-Hatta dan T-Shuttle menuju Bandara Halim Perdanakusuma.
Pihak KCIC mengungkapkan bahwa integrasi ini bertujuan agar setiap individu yang tiba di stasiun tidak lagi merasa kesulitan dalam mencari moda transportasi lanjutan yang tepercaya.
Sementara itu, Stasiun Padalarang menjadi pusat penghubung bagi warga Bandung melalui kehadiran KA Feeder yang jadwalnya telah disinkronkan dengan jam kedatangan Whoosh.
Penumpang juga dapat memanfaatkan Commuter Line Garut dan Bandung Raya serta layanan Metro Jabar Trans. Selain transportasi berbasis rel, tersedia pula shuttle khusus menuju kawasan wisata dan hunian seperti Bumi Hejo, Dusun Bambu, hingga Mason Pine Hotel untuk mendukung sektor pariwisata lokal.
Untuk Stasiun Tegalluar Summarecon, aksesibilitas didukung oleh armada Damri menuju pusat Kota Bandung dan Jatinangor serta bus pengumpan ke Summarecon Mall Bandung.
Meskipun demikian, respons masyarakat di media sosial menunjukkan adanya harapan besar bagi peningkatan akses di titik lain seperti Stasiun Karawang.
Melalui penguatan jaringan ini, Whoosh tidak hanya berperan sebagai sarana transportasi cepat, namun juga sebagai penggerak utama dalam modernisasi sistem transportasi publik yang efisien dan terpadu di Indonesia.