nasional

Etika Islam Menjaga Keseimbangan Ekosistem Alam dan Lingkungan

Rabu, 18 Juni 2025 | 20:50 WIB
Ilustrasi Raja Ampat (UGM)

Oleh: A. Hanief Saha Ghafur (Dosen Sekolah Kajian Stratejik dan Global, Universitas Indonesia)

Akhir-akhir ini muncul berbagai istilah dan wacana teologis yang membahas bagaimana manusia seharusnya mengelola, memanfaatkan, dan melestarikan sumber daya alam (SDA).

Termasuk di dalamnya aktivitas seperti eksplorasi, hilirisasi, penambangan, hingga industrialisasi berbasis SDA.

Dalam perdebatan ini, muncul berbagai pandangan yang saling bertolak belakang, atau dalam istilah Todorov disebut sebagai discourse dan counter-discourse.

Di satu sisi, ada tudingan terhadap kelompok yang disebut sebagai “wahabi lingkungan” yaitu para aktivis dan pegiat yang secara ketat, bahkan keras, menjaga kelestarian lingkungan dari eksploitasi demi kepentingan ekonomi dan keuntungan pribadi.

Tudingan ini sering diarahkan kepada organisasi seperti Greenpeace, WALHI, dan lembaga swadaya masyarakat lainnya.

Sebaliknya, terdapat pula kelompok yang bisa disebut sebagai kaum “hedonis lingkungan” yaitu mereka yang berpandangan permisif terhadap SDA, membolehkan eksploitasi tanpa batas dan cenderung mengabaikan nilai-nilai etika lingkungan.

Kelompok ini bisa mencakup para pembuat kebijakan, pelaku industri, maupun entitas pemerintah yang lebih mengedepankan pertumbuhan ekonomi daripada keberlanjutan.

Terkait tema ini, pada tahun 2019 saya mendapat undangan dari rekan-rekan di Fakultas MIPA Universitas Indonesia untuk menyampaikan pandangan Islam tentang pengelolaan SDA.

Acara tersebut dihadiri oleh para mahasiswa dan dosen dengan latar belakang keilmuan fisika, kimia, biologi, geografi, matematika, dan sebagainya.

Diskusi berlangsung intens dan menarik. Meski saya bukan ahli dalam ilmu-ilmu eksakta, keberadaan moderator sangat membantu menjembatani penyampaian gagasan antar bidang ilmu.

Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan kritis dan mendalam yang diajukan.

Ceramah tersebut menjadi pengalaman yang mengesankan bagi saya seru, reflektif, dan, saya rasa, cukup menarik untuk dibaca ulang.

Tags

Terkini

Peringatan Dini Cuaca Ekstrem

Selasa, 5 Mei 2026 | 22:25 WIB

Polri dan TNI Bersinergi Sikat Mafia Migas

Selasa, 7 April 2026 | 17:45 WIB

Menghindari Kemacetan Puncak

Sabtu, 4 April 2026 | 10:40 WIB