Menstabilkan harga, dengan mengatur pasokan di pasar.
Mengantisipasi kebutuhan musiman, seperti saat paceklik atau hari raya.
Cadangan beras berperan penting dalam menjaga ketahanan pangan dan stabilitas ekonomi nasional.
Keberhasilan Pemerintah dan Perum Bulog
Keberhasilan memperkuat cadangan beras tidak lepas dari upaya keras pemerintahan Presiden Prabowo dan jajaran Kabinet Merah Putih. Per Mei 2025, stok telah mencapai 3,5 juta ton—sebuah pencapaian yang patut diapresiasi.
Prestasi ini juga didukung oleh keberhasilan Perum Bulog dalam menyerap gabah petani secara maksimal. Serapan tinggi akan terwujud apabila Kementerian Pertanian dan perangkat daerah mampu meningkatkan produksi dan produktivitas lahan.
Langkah ini bukanlah sesuatu yang mustahil, asalkan ada kesungguhan dan kerja keras. Presiden Prabowo menunjukkan komitmen kuat, dan dengan perencanaan serta roadmap yang jelas, target swasembada dapat tercapai.
Penutup: Harapan dan Tanggung Jawab Bersama
Baru menjabat sekitar setengah tahun, Pemerintah Presiden Prabowo telah mengukir sejarah dalam sektor pertanian dan ketahanan pangan nasional. Stok 3,5 juta ton layak disebut sebagai kesuksesan monumental.
Pertanyaan kritisnya adalah: Apakah pemerintah mampu menjaga kekokohan cadangan ini ke depannya? Jawabannya: harus mampu. Sebagai bangsa pejuang, kita tak boleh menyerah. Cadangan beras harus tetap aman, kokoh, dan kuat.
Semoga menjadi kenyataan!
(Penulis: Ketua Dewan Pakar DPD HKTI Jawa Barat)