nasional

Mundur, Pensiun, atau Tetap Perwira TNI?

Jumat, 14 Maret 2025 | 13:35 WIB
Letkol Teddy Indra Wijaya

Dalam dunia militer, ini adalah soal yang sakral. Karena kalau tidak, itu ibarat sekrup yang tidak kencang di dalam sebuah mesin. Apapun yang terjadi, Teddy harus menghormat kepada jendralnya. Tidak saja kepada panglima TNI tapi juga kepada semua yang berpangkat diatasnya.

Demikian juga dengan Panglima TNI. Sebagai orang dengan hirarki tertinggi di dunia militer, dia bisa meminta Teddy untuk melakukan apa saja dalam kapasitasnya sebagai prajurit. Kalau Panglima TNI mau, dia bisa minta Teddy keluar dari jabatan sekretaris kabinet, kembali menjadi Wadanyon atau menyuruhnya sekolah di Sesko. Namun Panglima TNI masih punya atasan yakni presiden yang bisa menganulir keputusannya itu.

Inilah ruwetnya hubungan sipil-militer jika tidak dilaksanakan secara murni dan konsekuen. Dalam hal ini, alangkah baiknya bila Teddy mundur dari dinas TNI. Dia menjadi orang sipil dengan jabatan sekretaris kabinet.

Bila Teddy adalah orang sipil, dia bisa bebas memanggil siapa saja. Dia tidak harus menghormat pada orang-orang yang pangkatnya di atasnya.

Jadi, dengan menjadi orang sipil, saya kira, itu akan baik untuk Teddy dan baik untuk TNI. Teddy tidak lagi terikat pada hirarki TNI dan para perwira TNI yang pangkatnya lebih tinggi tidak harus canggung berhadapan dengan orang di lingkaran paling dalam kekuasaan ini.

Halaman:

Tags

Terkini