Teh cap botol kemudian lahir pada tahun tersebut kemudian desain botolnya diubah lagi pada tahun 1972 dan versi ketiga diubah kembali tahun 1974 hingga bertahan saat ini. Pabrik PT Sinar Sosro sendiri berdiri pada 17 Juli 1974.
Salah satu kesuksesan generasi kedua keluarga Sosrodjojo ini adalah keberhasilannya merebut pasar teh di Jakarta yang ketika itu dikuasai oleh teh cap bayi. Kuncinya adalah, selain kualitas rasanya yang baik, adalah program Cicip Rasa yang hingga kini masih terus dilakukan oleh manajemen.
Generasi kedua keluarga Sosrodjojo juga membuat induk perusahaan, yakni PT Anggada Putra Rekso Mulia atau Grup Rekso pada 27 November 2004. Motor utamanya adalah Soegiarto Sosrodjojo, karena saudara-saudaranya sibuk menangani bisnis masing-masing.
Pada 1 Agustus 1989, keenam anak dari Soemarsono Sosrodjojo menjual kepemilikan saham PT Sinar Sosro yang mereka miliki kepada Soegiarto Sosrodjojo. Pada Juni 1992, putra dari Surjanto Sosrodjojo juga menjual saham yang dimilikinya pada PT Sinar Sosro kepada Soegiarto.
Pada tahun 2001, Soegiarto dan kelima anaknya menguasai PT Sinar Sosro melalui PT Anggada Putra Rekso Mulia sebesar 75,7% dan Soegiarto pribadi sebesar 10,5%.
Saham PT Sinar Sosro lainnya dimiliki oleh PT Indosigma Investa Kencana sebesar 5,8% (Soetjipto dan kedua anaknya), Soejipto pribadi 4,1%, dan Soegiharti Widjaja (istri dari Soegiarto) sebesar 3,7%.
Inovasi Rasa
Generasi ketiga keluarga Sosrodjojo diwakilkan oleh anak-anak dari Soegiarto Sosrodjojo, yakni Peter Soekianto Sosrodjojo, Joseph Soewito Sosrodjojo, Richard S. Sosrodjojo, Kurniati Sosrodjojo, dan Sukowati Sosrodjojo. Putra tertua, Peter Soekianto Sosrodjojo mengendalikan PT Sinar Sosro sekaligus menjadi komisaris di Grup Rekso. Joseph Soewito mengendalikan pabrik minuman air mineral Prim-A. Sukowati mengendalikan PT Rekso Nasional Food, pemilik franchise utama McDonald's.
Sukowati juga menjadi komisaris PT Asia Pasifik Properti yang membangun resort mewah di Jimbaran Selatan, Bali, senilai Rp 1,5 triliun bekerjasama dengan Jumeirah Group bagian dari Dubai Holding Group. Dia juga memimpin PT Adhi Putra Mulia yang mengelola Hotel Mercure di Hayam Wuruk.
Richard S Sosrodjojo mengendalikan PT Agro Pangan Putra Mandiri, yang berdiri pada 30 Agustus 2000, dengan memiliki lima anak usaha, yakni PT Sinar Inesco, PT Cibuniwangi, PT Karya Sinar Ciguga, PT Perkebunan Gunung Rosa Djaja, dan PT Perkebunan Gunung Manik. Kurniati Sosrodjojo mengendalikan PT Puri Tirta Kencana bekerjasama dengan Martha Tilaar.
Selain anak-anak Soegiarto Sosrodjojo, generasi ketiga keluarga Sosrodjojo juga diwakilkan oleh anak dari Soetjipto Sosrodjojo, yakni Indra Sosrodjojo yang menggeluti bisnis Andal software melalui PT Grahacendekia Inforindo.
Poin-poin tentang Perusahaan PT Sinar Sosro :
Pada 1974, didirikan PT Sinar Sosro, pabrik teh siap minum dalam kemasan botol pertama di Indonesia dan di dunia.
Pada tahun 2006, pangsa pasar Tehbotol Sosro mencapai 81,52%, tetapi pada tahun 2016 merosot menjadi 33,80%.
Saat ini, PT Sinar Sosro telah memiliki 14 pabrik yang tersebar di seluruh Indonesia dan merambah pasar internasional.
Teh Botol Sosro merupakan produk unggulan PT Sinar Sosro yang menggunakan bahan baku asli dan alami, yaitu campuran teh hijau, bunga melati, dan bunga gambir.