Baca Juga: Prabowo Subianto dalam Pilpres 2024: Potensi Pemimpin Baru yang Memperjuangkan Indonesia
Diketahui masih dalam tahap perencanaan perlahan tapi pasti pembangunan jalan tol Padang Pekanbaru di sisi provinsi Riau akan tuntas sepenuhnya di akhir tahun 2023.
Jalan tol ini akan selesai pembangunannya di tahun ini adalah tol Bangkinang pangkalan yang memiliki panjang 24,7 KM.
Yang nantinya akan tersambung dengan seksi 6 Pekanbaru Bangkinang yang sebagiannya telah lebih dulu tuntas dan sudah diresmikan sebelumnya.
Seksi tol ini diperkirakan akan tuntas pada bulan Desember tahun 2023 mendatang mengingat progres pengerjaannya telah mencapai di angka 90 persen.
Akhir tahun ini diprediksi jalan tol tersebut akan tuntas dan tersambung dengan seksi 6 Pekan Baru Bangkinang tol Padang Pekanbaru seksi 5 Bangkinang Pangkalan.
Menjadi salah satu jalan tol yang cukup menjadi perhatian mengingat untuk menyambungkan ruas tol antar dua provinsi Riau dan Sumbar memerlukan dana tak sedikit.
Hal ini disebabkan karena kondisi geografis yang kompleks membuat biaya investasi besar dan juga membutuhkan pekerjaan ekstra dibandingkan dengan ruas tol lainnya di Sumatera.
Jalan tol seksi Bangkinang Pangkalan ini juga dikenalang cantik karena dibangun di atas Lembah pembangunan jalan tol ini juga dilengkapi dengan jembatan layang tepatnya di ruas Bangkinang Koto Kampar.
Kementerian pupr bahwasanya salah satu teknologi yang digunakan dalam pembangunan ruas jalan tol ini adalah teknologi l rubber bearing atau bantalan karet inti timbal teknologi ini memiliki peran penting.
Untuk meningkatkan ketahanan struktur jembatan yang akan memberikan kualitas terbaik pada struktur jalan tol sehingga menambah umur ketahanan aman dan nyaman.
Saat berpotensi terjadi bencana alam fungsi teknologi ini juga sangat vital dalam menjaga keamanan struktur saat terjadi gempa yang memiliki kemampuan redaman yang tinggi serta dibuat dari karet alam yang melimpah di Indonesia.
Sehingga struktur ketahanan jalan tol lebih terjamin mengingat Indonesia berada di antara tiga lempeng besar dunia yang aktif dan pulau Sumatera masuk ke dalam daerah.
Yang sangat berpotensi terkena gempa bumi maka penggunaan teknologi tersebut adalah pilihan yang tepat.
Dengan hadirnya jalan tol Padang Pekanbaru nantinya waktu perjalanan kedua kota tersebut yang biasanya memakan waktu 8 hingga 9 jam dapat ditempuh menjadi sekitar 4 jam saja.