Curhatan Penjual Telur Ayam saat Diajak Kerja Sama Dapur MBG, Ungkap Permintaan di Bawah Harga Pasar

photo author
Ridwan Mubarok, Journal Nusantara
- Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:00 WIB
Gambar : Viral curhatan peternak ayam petelur yang diajak bekerja sama dengan dapur MBG untuk memasok telur lama dan dugaan manipulasi harga nota. (Threads/rissaayu90)
Gambar : Viral curhatan peternak ayam petelur yang diajak bekerja sama dengan dapur MBG untuk memasok telur lama dan dugaan manipulasi harga nota. (Threads/rissaayu90)


JournalNusantara.com - Tengah viral di media sosial curhatan peternak ayam petelur yang diajak bekerja sama dengan dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sebuah unggahan di platform media sosial Threads itu membeberkan kelakuan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang diduga minta manipulasi harga dan sengaja memilih telur dengan kondisi kurang baik.

Dalam utas tersebut, pemilik akun @rissaayu90 menyebut bahwa ada oknum dari dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) itu memilih telur yang sudah hampir busuk karena ingin menekan harga.

Curhat Dapur MBG Minta Telur Hampir Expired dan Manipulasi Harga

Melalui utasnya, pemilik akun mengungkapkan bahwa ada dapur MBG yang ingin membeli telur ayam dalam jumlah banyak dari peternakannya.

“Ada orang dari MBG mau beli telur dalam jumlah ratusan kilo, tapi yang dia mau telur yang udah lama atau tidak fresh karena harga telur yang lama harganya murah tapi hampir expired, dalamnya busuk,” tulisnya pada utas tersebut, dikutip pada Sabtu, 15 Agustus 2026.

Selain itu, ia menyebut bahwa oknum tersebut juga meminta ada penambahan harga yang ditulis dalam nota pembayaran.

“Terus saat dia mau beli telur fresh, dari aku harga Rp23.000 tapi dia nyuruh aku nyatet di nota dengan harga Rp25.000,” imbuhnya.

Minta Harga di Bawah Harga Pasar dan Penundaan Pembayaran

Utas viral yang mendapat likes lebih dari 12 ribu itu kemudian ramai dengan curhatan pedagang telur lainnya.

Baca Juga: Pengunjung Hotel Labuan Bajo Berlarian menuju Lobi saat Gempa, Sebut Air Laut Sempat Surut

Salah satunya diungkap oleh akun Threads @alwayshappyandlucky yang membagikan cerita ibunya sebagai peternak dan diminta untuk jadi pemasok telur ayam ke salah satu dapur MBG.

Namun, ia menyebut bahwa pihak dapur meminta dengan harga di bawah harga pasar dan baru bisa membayar setelahnya.

“Mereka minta harga di bawah harga pasar, pembayaran tempo janjinya paling lambat 1 bulan, minta nanti di-markup karena katanya banyak yang minta bagian,” tulis akun tersebut, dikutip pada Sabtu, 15 Agustus 2026.

“Ibuku menolak, karena sudah rugi dunia, akhirat pun rugi. Nggak ada untung sama sekali,” sambungnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ridwan Mubarok

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X