Menjaga Nyala Kartini di Tengah Bayang Patriarki

photo author
Fauji Rohmat, Journal Nusantara
- Senin, 21 April 2025 | 14:00 WIB
Foto Vani Zakiyah, Mahasiswa STAI Al-Azhary Cianjur, Aktivis pergerakan
Foto Vani Zakiyah, Mahasiswa STAI Al-Azhary Cianjur, Aktivis pergerakan

Oleh: Vani Zakiyah

Mahasiswa STAI Al-Azhary Cianjur

Di masa ketika suara perempuan nyaris tak terdengar, dan dunia dikendalikan oleh bayang patriarki, ia hadir, bukan dengan senjata, tapi dengan kata-kata yang tajam dan jujur.

Kartini.

Bukan sekadar nama di buku sejarah, tapi nyala api di tengah gelap, yang berani bicara tentang kebebasan, keadilan, dan hak untuk belajar.

Lewat surat-suratnya, ia menulis tentang mimpi,

tentang dunia yang lebih adil, tempat perempuan tak lagi diam,tak lagi sekadar pelengkap.

Kalau bukan karena keberaniannya, mungkin perempuan hari ini masih dibungkam, masih dilarang bertanya, masih dicegah bermimpi.

“Terima kasih” saja tak cukup. Sekarang giliran kita yang melanjutkan langkahnya. Menjaga suara, menuntut hak, dan memastikan mimpi perempuan tak pernah lagi dianggap kecil.

Saya berharap, semangat Kartini tak hanya diperingati setiap tahun, tapi dihidupi setiap hari. Agar setiap perempuan, dari kota hingga pelosok desa, memiliki ruang yang aman untuk bersuara, bebas untuk bermimpi, dan kuat untuk berdiri.

Karena perjuangan belum usai, dan suara perempuan masih perlu didengar — tanpa syarat, tanpa batas.

Selamat Hari Karitini

Habis gelap terbitlah terang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Fauji Rohmat

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Kedaulatan Pangan Dimulai dari Desa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:49 WIB

Mendadak Tua

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:47 WIB

Pagi, Aku Tak Berarti?

Sabtu, 11 Juli 2026 | 05:45 WIB

Jalan Tangguh Iran

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:43 WIB

Saat Regenerasi Menemukan Namanya: Isfhan

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:32 WIB

Menyiapkan Sekoci bagi Penumpang Kapal Retak

Kamis, 2 Juli 2026 | 14:04 WIB

Wahai Mentari Pagi!

Rabu, 1 Juli 2026 | 07:46 WIB

Mencegah Korupsi di Tatar Santri

Selasa, 30 Juni 2026 | 19:34 WIB
X