Gloria Vincentia Riyadi, Sociopreneur yang Gaungkan Pertanian Minyak Serai Merah

photo author
Wandi Ruswannur, Journal Nusantara
- Minggu, 22 Januari 2023 | 17:45 WIB
Gloria Vincentia Riyadi
Gloria Vincentia Riyadi

Journalnusantara.com - Petani adalah garda pangan dan aset suatu negara. Menjadi suatu kebanggaan bahwa nilai tukar petani (NTP) di Provinsi Jawa Timur naik 2.18 persen pada bulan Desember 2022 lalu. Namun, tetap menjadi perhatian kita, para pemuda untuk kreatif berkarya dan tetap memperhatikan kesejahteraan masyarakat sekitar.

Maka Gloria Vincentia Riyadi, seorang sociopreneur asal Malang, Jawa Timur yang membawa bisnis keluarga di bidang pertanian Minyak Serai Merah untuk berinovasi yang berguna bagi bangsa dan bermanfaat untuk sesama manusia.

"Pada tahun 2020, saya memulai bisnis Serai Merah atau Serai Wangi yang penuh khasiat bersama para petani di daerah Kabupaten Malang (Kepanjen) dan Kabupaten Blitar (Wates) dengan didukung oleh Perusahaan Umum Kehutanan Negara (Perhutani) Jawa Timur serta membuka konsultasi gratis mengenai pertanian Serai Merah di jantung Kota Malang tepatnya di Jalan Emas No 33," ucapnya kepada wartawan, Ahad (22/01/2023).

Baca Juga: Pasca Pembatasan Perjalanan, Kemenparekraf dan Stakeholder Pariwisata Bali Sambut Kedatangan Wisman Tiongkok

Gloria mengatakan bahwa pada tahun 2022 ini, ia dan kawan-kawan mampu lulus sebagai salah satu StartUp Youth Entrepreneur Brawijaya (YEB) Universitas Brawijaya yang mementori dan hingga kini memantau pendanaan dan keberlangsungannya.

"Manfaat yang kami berikan kembali kepada petani rekanan adalah dengan memberikan bibit gratis kepada para petani, memberikan pelatihan penanaman kepada para petani, dan membeli hasil panen lebih tinggi dari pada melalui pengepul," kata pemilik akun Instagram @gloriavincent

Menurutnya, hal tersebut yang diharapkan akan dapat bermanfaat lebih kepada kesejahteraan para petani di Jawa Timur. Salah satu potensi bisnis perkebunan di Indonesia adalah perkebunan tanaman Serai Merah atau Serai Wangi.

Baca Juga: Tampil Cantik! Miss Universe Asal Bahrain Evlin Khalifa Pakai Kostum Burkini

"Perkebunan Serai Merah memiliki potensi yang besar karena permintaan dunia yang cukup tinggi. Konsumsi minyak Serai Wangi dunia mencapai 2.000-2.500 ton dan baru terpenuhi 50-60% saja. China sebagai negara produsen utama hanya mampu memasok 600-800 ton per tahun. Sedangkan Indonesia baru dapat memenuhi 200-250 ton dari pemintaan minyak Serai Wangi pertahun," tuturnya.

Maka kata Gloria, Indonesia masih jauh untuk mencapai kebutuhan minyak Serai Merah di pasar dunia. Namun sangat disayangkan jika minyak Serai Merah hanya dimanfaatkan untuk diekspor dan dikelola oleh pihak asing. Artinya kita berupaya bagaimana caranya kita bisa mengelola minyak Serai Merah murni agar menjadi produk turunan yang dapat meningkatkan harga jualnya.

"Lebih baik lagi harapannya agar Indonesia dapat mengekspor tidak hanya bahan mentah namun juga produk turunan minyak Serai Merah. Untuk itulah kita hadir dengan tujuan untuk membuat produk minyak Serai Merah yang dapat dijangkau oleh masyarakat dan berkualitas," sambungnya.

Baca Juga: Miss Bahrain Tolak Pakai Bikini di Ajang Miss Universe, Alasannya Bikin Menohok

Gadis lulusan S1 Sastra Jerman di Universitas Negeri Malang ini menerangkan, umumnya daun Serai Merah melewati prosed penyulingan, namun yang membuat produk tersebut berbeda adalah proses pemurnian minyak Serai Merah yang menggunakan sistem filtrasi bertonit.

"Sistem tersebut merupakan pemurnian minyak Serai Merah dengan metode adsorpsi dengan menggunakan bertonit sebagai penyerapnya. Maka dapat menghasilkan pemurnian Serai Merah dengan bertonit sesuai mutu standar minyak tersebut,"

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Wandi Ruswannur

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Mutiara Pagi: Teruslah Belajar (Bagian 2263)

Selasa, 7 Juli 2026 | 07:44 WIB

Mutiara Pagi: Cahaya Ilmu (Bagian 2261)

Minggu, 5 Juli 2026 | 09:18 WIB

Mutiara Pagi: Hidup adalah Puisi (Bagian 2260)

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:19 WIB

Mutiara Pagi: Kedamaian (Bagian 2259)

Jumat, 3 Juli 2026 | 07:13 WIB

Mutiara Pagi: Kebaikan (Bagian 2258)

Kamis, 2 Juli 2026 | 07:35 WIB

Mutiara Pagi: Prasangka (Bagian 2256)

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:37 WIB

Mutiara Pagi: Amanah (Bagian 2255)

Senin, 29 Juni 2026 | 07:49 WIB

Mutiara Pagi: Romantika Kehidupan (Bagian 2254)

Minggu, 28 Juni 2026 | 07:32 WIB

Mutiara Pagi: Merawat Hati (Bagian 2253)

Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:27 WIB

Mutiara Pagi: Adab (Bagian 2252)

Jumat, 26 Juni 2026 | 07:15 WIB

Mutiara Pagi: Merawat Pagi (Bagian 2251)

Kamis, 25 Juni 2026 | 06:26 WIB

Mutiara Pagi: Seorang Pejuang (Bagian 2249)

Selasa, 23 Juni 2026 | 08:16 WIB

Mutiara Pagi: Jurang Pemisah (Bagian 2246)

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:10 WIB
X