Keutamaan Membaca Shalawat

photo author
Abdul Qodir Majid, Journal Nusantara
- Senin, 14 Agustus 2023 | 13:34 WIB
Ilustrasi - Bacaan shalawat kepada nabi Muhamad SAW (Zakat.or.id)
Ilustrasi - Bacaan shalawat kepada nabi Muhamad SAW (Zakat.or.id)

6. Membaca shalawat merupakan sebab diampuninya dosa-dosa yaitu berdasarkan keimanan seorang mukmin, kecintaannya dan keikhlasannya dalam membaca shalawat untuk Rasulullah.

"Wahai Abu Kahil, barangsiapa membaca shalawat untukku setiap hari sebanyak tiga kali dan setiap malam sebanyak tiga kali, karena cinta dan rindu kepadaku, maka Allah SWT mewajibkan atas diri-Nya untuk mengampuni dosa-dosanya pada malam dan hari tersebut." (HR. Ibnu Abi Ashim dan ath-Thabrani)

7. Membuat shalawat memintakan ampun bagi yang membacanya dan menemaninya dalam alam kuburnya.

Rasul bersabda: "Tidak seorang hamba pun yang membaca shalawat satu kali untukku, kecuali Malaikat akan keluar dengan shalawat tersebut dan menghadap kepada Dzat Yang Maha Pengasih. Lalu ia berkata, "Wahai Tuhan kami, Maha Luhur engkau." kemudian Allah SWT berfirman: "Pergilah dengan shalawat tersebut ke kubur hamba-Ku, dan mintakan ampunan untuknya dan tenangkanlah jiwanya."

Baca Juga: Waspadalah...Uang Terkadang Menjatuhkan Martabat dan Integritas

8. Beliau akan memberikan syafa'at kepada orang yang membacanya.

"Dan barangsiapa membaca shalawat untukku, maka aku akan memberikan syafa'at kepadanya pada hari Kiamat." (HR. Abu Daud)

9. Dapat menjauhkan seseorang yang membacanya dari kefakiran, mendapatkan limpahan kebaikan dan keberkahan.

Dari Al-Hafizh Abu Musa Al Maldini dengan sanadnya dari Sahl bin Sa'ad, ia berkata pada suatu ketika, salah seorang sahabat menghadap Rasulullah SAW dan mengadu kepada beliau tentang kefakiran yang dideritanya, kesempitan hidup dan kesulitan mata pencahariannya.

Kemudian beliau menasehatinya, "Apabila kamu masuk ke rumahmu, maka ucapkanlah salam, baik di dalamnya ada orang atau tidak. Lalu ucapkan salam untukku dan bacalah 'Qul huwallaahu ahad' satu kali."

Setelah itu, orang tersebut mengamalkan nasehat beliau dan Allah pun melancarkan rezekinya, hingga meluber (memberi berkah) kepada para tetangga dan kerabat-kerabatnya.

10. Mereka yang sering membaca shalawat akan menjadi orang yang paling utama dalam pandangan Rasulullah SAW.

"Orang yang paling utama bagiku pada hari Kiamat nanti adalah mereka yang paling banyak membaca shalawat untukku." (HR. Tirmidzi)

11. Keberkahan dan kebaikannya akan melimpah pada orang yang membaca shalawat tersebut, kepada anak-anaknya hingga kepada cucu-cucunya.

"Membaca shalawat untuk Rasulullah akan melimpahkan keberkahan pada orang yang membaca shalawat, anak-anaknya dan cucu-cucunya." (Al Hadits).

Halaman:

Artikel Selanjutnya

Jangan Sinis !!

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Abdul Qodir Majid

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Mutiara Pagi: Kembali pada Diri (Bagian 2274)

Sabtu, 18 Juli 2026 | 06:20 WIB

Mutiara Pagi: Sembunyikan (Bagian 2273)

Jumat, 17 Juli 2026 | 05:47 WIB

Mutiara Pagi: Ketenangan Batin (Bagian 2272)

Kamis, 16 Juli 2026 | 06:03 WIB

Mutiara Pagi: Berikan Sebagian (Bagian 2270)

Selasa, 14 Juli 2026 | 06:32 WIB

Mutiara Pagi: Simpan Sebagian (Bagian 2269)

Senin, 13 Juli 2026 | 11:27 WIB

Mutiara Pagi: Perbedaan (Bagian 2268)

Minggu, 12 Juli 2026 | 06:58 WIB

Mutiara Pagi: Doa Saudara (Bagian 2266)

Jumat, 10 Juli 2026 | 06:37 WIB

Mutiara Pagi: Teruslah Belajar (Bagian 2263)

Selasa, 7 Juli 2026 | 07:44 WIB

Mutiara Pagi: Cahaya Ilmu (Bagian 2261)

Minggu, 5 Juli 2026 | 09:18 WIB

Mutiara Pagi: Hidup adalah Puisi (Bagian 2260)

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:19 WIB

Mutiara Pagi: Kedamaian (Bagian 2259)

Jumat, 3 Juli 2026 | 07:13 WIB

Mutiara Pagi: Kebaikan (Bagian 2258)

Kamis, 2 Juli 2026 | 07:35 WIB

Mutiara Pagi: Prasangka (Bagian 2256)

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:37 WIB
X