runtuhnya sebuah persaudaraan
awal runtuhnya kemanusiaan
akibat hilangnya kepercayaan
sehingga timbul kecurigaan
cinta berubah menjadi luka
nyawa pun menjadi tidak berharga
kehormatan dan kasih sayang
perlahan-lahan mulai menghilang
digantikan oleh ego dan amarah
serta perasaan tidak bersalah
persaudaraan bukan jadi jembatan
melainkan “sarana” permusuhan
kata kehilangan makna
yang tersisa hanya luka
lidah berubah menjadi senjata
yang melukai tanpa jeda
nurani tak mampu bersuara
tertutup riuhnya prasangka
tangan yang dulu menggenggam
kini saling melepas dalam diam
persaudaraan jatuh perlahan
retak di antara kepalsuan
di antara reruntuhan rasa
yang tersisa hanya kecewa
Malang, 23 April 2026
Salam sehat,
M. Sinal
Artikel Terkait
Emansipasi Kartini di Era Globalisasi
Mutiara Pagi: Angin Kebebasan (Bagian 2186)
Mutiara Pagi: Persaudaraan (Bagian 2187)
Alumni FEBI Unsur Cianjur Dorong Regenerasi Kepemimpinan Dekan demi Demokrasi Kampus
Pemetaan Mutu Pendidikan, Bupati Cianjur Pantau Tes Kemampuan Akademik di Gekbrong
Operasi di Nduga, Satgas Yonif 300 Brajawijaya Sita Senjata Api dan Perlengkapan Logistik
Polisi Ringkus Pengemudi Pick Up Pelaku Tabrak Lari di Karangtengah Cianjur
Sopir Pick Up Penabrak Motor di Depan PA Cianjur Terancam Enam Tahun Penjara
LKMM Desak Transparansi dan Pengusutan Dugaan Pungli Pendidikan di Cianjur
Refleksi Hari Kartini, KOPRI STISIP Guna Nusantara Santuni Anak Yatim di SMPN 2 Cibinong