JOURNALNUSANTARA.COM, CIANJUR — Keluarga besar KOPRI Komisariat STISIP Guna Nusantara Cianjur mengisi momentum refleksi Hari Kartini dengan melakukan aksi sosial.
Para aktivis mahasiswa tersebut mengunjungi SMPN 2 Cibinong, Kabupaten Cianjur, untuk menyalurkan santunan kepada anak yatim, Rabu (22/4/2026).
Ketua Pelaksana PK PMII STISIP Guna Nusantara, Abdul Rohman Sadullah, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan menumbuhkan nilai kepedulian, empati, dan semangat berbagi dalam kehidupan sosial.
Menurutnya, aksi ini merupakan wujud nyata pengamalan nilai-nilai emansipasi yang diwariskan oleh R.A. Kartini mengenai peran aktif perempuan dalam kehidupan bermasyarakat.
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat tersebut tidak hanya sekadar penyerahan santunan secara simbolis. Para anggota KOPRI juga berinteraksi langsung dengan para siswa guna menciptakan kedekatan emosional dan memberikan motivasi. Senyum dan tawa yang tercipta menjadi bukti bahwa semangat Kartini tetap hidup melalui tindakan nyata yang membawa manfaat bagi sesama.
Melalui gerakan ini, KOPRI PMII STISIP Guna Nusantara menegaskan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat sebagai agen perubahan.
Selain sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan Kartini, aksi sosial ini diharapkan dapat menanamkan solidaritas dan kepekaan sosial di kalangan generasi muda untuk terus berkontribusi bagi kemanusiaan.
Artikel Terkait
Menenun Kesetaraan di Ruang Kelas: Menghidupkan Spirit Kartini dalam Relasi Sekolah
Emansipasi Kartini di Era Globalisasi
Mutiara Pagi: Angin Kebebasan (Bagian 2186)
Mutiara Pagi: Persaudaraan (Bagian 2187)
Alumni FEBI Unsur Cianjur Dorong Regenerasi Kepemimpinan Dekan demi Demokrasi Kampus
Pemetaan Mutu Pendidikan, Bupati Cianjur Pantau Tes Kemampuan Akademik di Gekbrong
Operasi di Nduga, Satgas Yonif 300 Brajawijaya Sita Senjata Api dan Perlengkapan Logistik
Polisi Ringkus Pengemudi Pick Up Pelaku Tabrak Lari di Karangtengah Cianjur
Sopir Pick Up Penabrak Motor di Depan PA Cianjur Terancam Enam Tahun Penjara
LKMM Desak Transparansi dan Pengusutan Dugaan Pungli Pendidikan di Cianjur