“Kita semua adalah saudara”
sebuah kalimat sederhana
nyaris seperti doa
dapat dilantunkan siapa saja
lahir dari kesadaran manusia
dengan segala perbedaan rupa
berakar pada satu asal yang sama:
ciptaan Yang Maha Kuasa
namun, sejarah panjang peradaban
memperlihatkan ironi yang tak terelakkan
persaudaraan kerap menjadi permusuhan
biang keladi peperangan dan perpecahan
di balik kata “saudara”
yang seharusnya ada jalinan mesra
tapi terselip sejumlah kepentingan
yang melampaui batas kewajaran
tergelincir dalam ambisi
sebagai penentu harga diri
jabatan ukuran kehormatan
kekayaan indikator kemuliaan
dalam pusaran itulah
persaudaraan kerap bermasalah
memudar bukan karena hilang
melainkan hati yang meradang
iri, dengki, dan benci
mengalahkan setiap kebenaran
ambisi yang tersembunyi
suara yang selalu didahulukan
Malang, 22 April 2026
Salam sehat,
M. Sinal
Artikel Terkait
Pendaftaran Calon Pimpinan BAZNAS Cianjur Minim Peminat
Perkuat Akar Rumput, PDI Perjuangan Cianjur Targetkan Pembentukan Pengurus Hingga Tingkat RW Rampung Mei
Tim Muda SSB Paster Junior Asal Cianjur Raih Posisi Runner Up di Liga Jabar Istimewa 2026
Koperasi Merah Putih: Pilar Kemandirian Ekonomi Rakyat atau Sekadar Proyek Besar?
Legislasi Cianjur Memanas, Fraksi DPRD Soroti Substansi Lima Raperda Strategis
Siswa SMKN 1 Cipanas Cianjur Unjuk Keahlian Olah Hasil Pertanian dalam Uji Kompetensi 2026
PDI Perjuangan Cianjur Suarakan Hak Digital dan Kesejahteraan Perempuan di Hari Kartini 2026
Menenun Kesetaraan di Ruang Kelas: Menghidupkan Spirit Kartini dalam Relasi Sekolah
Emansipasi Kartini di Era Globalisasi
Mutiara Pagi: Angin Kebebasan (Bagian 2186)