(Renungan Batin Yazid al-Bustomy)
Apa delapan yang tiada sembilannya
adalah Malaikat yang tak dikenal namanya
yang akan memikul kemuliaan Arasy-Nya
jawaban Yazid Al Bustomy kepada penanya
pada hari ketika tirai dibuka
segala yang tersembunyi menjadi nyata
‘Arasy berdiri dengan penuh keagungan
dipikul Malaikat dengan penuh ketaatan
ketika hari itu benar-benar tiba
semua kembali pada Sang Pencipta
yang kuat tetap bersujud
yang lemah diliputi rasa takut
amal menjadi saksi nyata
tak bisa ditawar, tak bisa didusta
setiap langkah kehilangan kuasa
hanya iman yang jadi penyangga
yang lalai tenggelam dalam sesal
akibat di dunia berpikir dangkal
ketika waktu tak mungkin kembali
hanya hening yang bisa disesali
delapan tiada sembilannya
refleksi tentang keagungan Tuhan
agar manusia merenungi ciptaan-Nya
menemukan hikmah di balik kehidupan
Malang, 6 April 2026
Salam sehat,
M. Sinal
Artikel Terkait
Mutiara Pagi: Enam Tiada Tujuhnya (Bagian 2169)
Perbedaan Haji dan Umrah
Menghindari Kemacetan Puncak
Mencerna Makanan Saat Sakit
Targetkan 1.000 Masjid, LTM PCNU & MWCNU Sukanagara Gelar Pelatihan Manajemen Masjid se-Desa Gunungsari
Gerakan Pemuda Ansor dan MWC NU Karangtengah Perkuat Sinergi Hadapi Tantangan Zaman
Perkuat Tata Kelola Zakat, LAZISNU Cianjur Gelar Bimtek di Sukanagara
Hening Bangkit Paskah
Mutiara Pagi: Tujuh Tiada Delapannya (Bagian 2170)
Misi Penjaga Perdamaian Dunia Kontingen Garuda