(Renungan Batin Yazid al-Bustomy)
Apa tujuh yang tiada delapannya
Abu Yazid Al-Bustami merujuk pada
tujuh petala langit dan tujuh lapis bumi
sebagaimana disebut dalam kitab suci
Langit melambangkan dimensi vertikal
hubungan manusia dengan Sang Pencipta
Bumi melambangkan dimensi horizontal
hubungan manusia dengan dunia
Keduanya berada dalam jumlah yang sama
bahwa kehidupan yang utuh
adalah kehidupan yang seimbang
antara usaha dan doa
keyakinan yang teguh
serta hati yang lapang
Setiap lapisan langit
dan kedalaman bumi
menuntun kita agar tidak berpikir sempit
dalam menjalani hidup di dunia ini
Tidak semua hal harus diperluas
tidak semua batas harus dilampaui
agar hati dapat menerima dengan ikhlas
serta mensyukuri apa pun yang Tuhan beri
tujuh lapis langit dan bumi
mengajarkan dua kutub yang saling melengkapi
di atasnya, mengingat keagungan Sang Pencipta
di bawahnya, mengingatkan keterbatasan manusia
Malang, 5 April 2026
Salam sehat,
M. Sinal
Artikel Terkait
Cahaya Al-Muhajirin Pepabri Gunteng: Hujan Berkah (Bagian 33)
Taktik Serangan Balik Sepakbola
Mutiara Pagi: Enam Tiada Tujuhnya (Bagian 2169)
Perbedaan Haji dan Umrah
Menghindari Kemacetan Puncak
Mencerna Makanan Saat Sakit
Targetkan 1.000 Masjid, LTM PCNU & MWCNU Sukanagara Gelar Pelatihan Manajemen Masjid se-Desa Gunungsari
Gerakan Pemuda Ansor dan MWC NU Karangtengah Perkuat Sinergi Hadapi Tantangan Zaman
Perkuat Tata Kelola Zakat, LAZISNU Cianjur Gelar Bimtek di Sukanagara
Hening Bangkit Paskah