Mutiara Pagi: Tujuh Tiada Delapannya (Bagian 2170)

photo author
M Wawan, Journal Nusantara
- Minggu, 5 April 2026 | 06:53 WIB
Ilustrasi nelayan di tengah laut saat senja, menggambarkan kisah nelayan Madura yang diceritakan Mbah Nun tentang manusia yang sering lupa bersyukur. (Ilustrasi dibuat dengan ChatGPT)
Ilustrasi nelayan di tengah laut saat senja, menggambarkan kisah nelayan Madura yang diceritakan Mbah Nun tentang manusia yang sering lupa bersyukur. (Ilustrasi dibuat dengan ChatGPT)


(Renungan Batin Yazid al-Bustomy)

Apa tujuh yang tiada delapannya
Abu Yazid Al-Bustami merujuk pada
tujuh petala langit dan tujuh lapis bumi
sebagaimana disebut dalam kitab suci

Langit melambangkan dimensi vertikal
hubungan manusia dengan Sang Pencipta
Bumi melambangkan dimensi horizontal
hubungan manusia dengan dunia

Keduanya berada dalam jumlah yang sama
bahwa kehidupan yang utuh
adalah kehidupan yang seimbang
antara usaha dan doa
keyakinan yang teguh
serta hati yang lapang

Setiap lapisan langit
dan kedalaman bumi
menuntun kita agar tidak berpikir sempit
dalam menjalani hidup di dunia ini

Tidak semua hal harus diperluas
tidak semua batas harus dilampaui
agar hati dapat menerima dengan ikhlas
serta mensyukuri apa pun yang Tuhan beri

tujuh lapis langit dan bumi
mengajarkan dua kutub yang saling melengkapi
di atasnya, mengingat keagungan Sang Pencipta
di bawahnya, mengingatkan keterbatasan manusia

Malang, 5 April 2026
Salam sehat,

M. Sinal

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: M Wawan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Mutiara Pagi: Kembali pada Diri (Bagian 2274)

Sabtu, 18 Juli 2026 | 06:20 WIB

Mutiara Pagi: Sembunyikan (Bagian 2273)

Jumat, 17 Juli 2026 | 05:47 WIB

Mutiara Pagi: Ketenangan Batin (Bagian 2272)

Kamis, 16 Juli 2026 | 06:03 WIB

Mutiara Pagi: Berikan Sebagian (Bagian 2270)

Selasa, 14 Juli 2026 | 06:32 WIB

Mutiara Pagi: Simpan Sebagian (Bagian 2269)

Senin, 13 Juli 2026 | 11:27 WIB

Mutiara Pagi: Perbedaan (Bagian 2268)

Minggu, 12 Juli 2026 | 06:58 WIB

Mutiara Pagi: Doa Saudara (Bagian 2266)

Jumat, 10 Juli 2026 | 06:37 WIB

Mutiara Pagi: Teruslah Belajar (Bagian 2263)

Selasa, 7 Juli 2026 | 07:44 WIB

Mutiara Pagi: Cahaya Ilmu (Bagian 2261)

Minggu, 5 Juli 2026 | 09:18 WIB

Mutiara Pagi: Hidup adalah Puisi (Bagian 2260)

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:19 WIB

Mutiara Pagi: Kedamaian (Bagian 2259)

Jumat, 3 Juli 2026 | 07:13 WIB

Mutiara Pagi: Kebaikan (Bagian 2258)

Kamis, 2 Juli 2026 | 07:35 WIB

Mutiara Pagi: Prasangka (Bagian 2256)

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:37 WIB
X