Menciptakan Surga Kecil, Tips Membuat Rumah Nyaman dan Asri

photo author
M Wawan, Journal Nusantara
- Selasa, 10 Februari 2026 | 20:40 WIB
Sofa untuk bersantai di rumah Indah Kalalo. (Tangkapan layar YouTube/ Melaney Ricardo)
Sofa untuk bersantai di rumah Indah Kalalo. (Tangkapan layar YouTube/ Melaney Ricardo)

JOURNALNUSANTARA.COM - Rumah bukan sekadar bangunan fisik tempat berteduh, melainkan sebuah oase pribadi di mana kita melepas lelah setelah seharian beraktivitas.

Menciptakan hunian yang nyaman dan asri tidak selalu membutuhkan biaya besar atau lahan yang luas. Kuncinya terletak pada keharmonisan antara fungsi, estetika, dan sentuhan alam.

1. Hadirkan "Napas" Hijau

 

Langkah pertama menciptakan keasrian adalah dengan membawa unsur alam ke dalam ruangan. Tanaman indoor seperti Snake Plant (Lidah Mertua), Monstera, atau Peace Lily tidak hanya mempercantik sudut ruangan, tetapi juga berfungsi sebagai pemurni udara alami.

Jika lahan terbatas, manfaatkan teknik vertical garden pada dinding teras atau gantungkan pot di jendela untuk memberikan kesegaran visual yang instan.

2. Maksimalkan Cahaya dan Udara

 

Rumah yang pengap dan gelap cenderung terasa sempit dan tidak sehat. Pastikan sirkulasi udara berjalan lancar dengan bukaan jendela yang cukup.

Penggunaan gorden tipis (vitrase) memungkinkan cahaya matahari masuk tanpa membuat ruangan terasa panas. Cahaya alami akan memberikan energi positif dan membuat warna interior rumah terlihat lebih hidup.

3. Penataan yang Personal dan Rapi

 

Kenyamanan sangat berkaitan dengan kerapian. Terapkan prinsip "minimalis fungsional" dengan hanya menyimpan barang yang benar-benar dibutuhkan.

Pilihlah furnitur dengan warna-warna netral atau bumi (earth tone) seperti krem, cokelat kayu, atau abu-abu muda untuk menciptakan kesan tenang. Tambahkan tekstur lembut melalui karpet, bantal sofa, atau aroma terapi untuk menggugah indra perasa dan penciuman.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: M Wawan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Mutiara Pagi: Kembali pada Diri (Bagian 2274)

Sabtu, 18 Juli 2026 | 06:20 WIB

Mutiara Pagi: Sembunyikan (Bagian 2273)

Jumat, 17 Juli 2026 | 05:47 WIB

Mutiara Pagi: Ketenangan Batin (Bagian 2272)

Kamis, 16 Juli 2026 | 06:03 WIB

Mutiara Pagi: Berikan Sebagian (Bagian 2270)

Selasa, 14 Juli 2026 | 06:32 WIB

Mutiara Pagi: Simpan Sebagian (Bagian 2269)

Senin, 13 Juli 2026 | 11:27 WIB

Mutiara Pagi: Perbedaan (Bagian 2268)

Minggu, 12 Juli 2026 | 06:58 WIB

Mutiara Pagi: Doa Saudara (Bagian 2266)

Jumat, 10 Juli 2026 | 06:37 WIB

Mutiara Pagi: Teruslah Belajar (Bagian 2263)

Selasa, 7 Juli 2026 | 07:44 WIB

Mutiara Pagi: Cahaya Ilmu (Bagian 2261)

Minggu, 5 Juli 2026 | 09:18 WIB

Mutiara Pagi: Hidup adalah Puisi (Bagian 2260)

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:19 WIB

Mutiara Pagi: Kedamaian (Bagian 2259)

Jumat, 3 Juli 2026 | 07:13 WIB

Mutiara Pagi: Kebaikan (Bagian 2258)

Kamis, 2 Juli 2026 | 07:35 WIB

Mutiara Pagi: Prasangka (Bagian 2256)

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:37 WIB
X