Ada desir halus,
yang datang tiba-tiba
Seperti batang lurus,
yang menutup cahaya
Singgah di relung jiwa,
namun tak pernah lama
Kadang membawa cemas,
kadang membawa bias
Meski hanya sebentar,
keyakinan bisa memudar
Menimbulkan rasa khawatir,
bahwa esok akan tertutup tabir
Ada kalanya berwujud resah
pada sesuatu yang belum terjadi
Membuat hati selalu gelisah
karena rasa takut yang menyelimuti
Latihlah hati menyebut nama-Nya
agar tak larut dalam gelombang yang ada
Hanya dengan zikir bisa menjadi teduh,
hanya dengan tawakal dapat kembali utuh
Biarlah lintasan hati berlalu,
seperti debu ditiup waktu
Jangan digenggam, jangan diikat,
agar keraguan tak mau mendekat
Malang, 3 Oktober 2025
Salam sehat,
M. Sinal
Artikel Terkait
Pilih Makanan Sehat, Fokus pada yang Utuh
Menjadi Jembatan Perdamaian
Tantangan Indonesia Emas 2045
Eks Kadis Pertanian Kota Binjai Relasen Ginting Diduga Tipu Warga Deli Serdang dalam Proyek Ayam Kampung
Sosok Romelta Ginting, SE., Wakil Ketua DPRD Langkat yang Dekat dengan Masyarakat
Mutiara Pagi: Bertemanlah dengan Mereka (Bagian 1985)
Sanggahan Rony Terkait Isu Limbah Reklamasi di Desa Bubun: Tidak Ada Limbah, Hanya Lumpur Galian
Vonis 10 Tahun, Kades Imran Masih Bebas! Warga Tapak Kuda Ancam Demo PN Medan
Transparansi Setwan Cianjur Dinilai Melanggar Prinsip Good Governance
Forum Melayu Bersatu Ultimatum Bupati: Copot Kadis Pariwisata dan Kepala Bappeda Langkat!