Siapa yang merasa saudara
Langkahkan kaki tanpa curiga
Mari bertemu di ruang sukma
Tempat kasih jadi bahasa
Yang merasa teman sejati
Langkahkan kaki tanpa benci
Mari berjumpa di telaga hati
Tempat cinta jadi puisi
Diperlukan panggung baru
Untuk melepaskan keakuan
Dibutuhkan semangat baru
Agar tidak hanya menyalahkan
Siapa pun punya niat
Untuk melakukan perjuangan
Meski semua tak mungkin didapat
Sesuai rencana yang dinginkan
Jika tak sanggup berlari
Berjalanlah dengan hati-hati
Jika tak mampu berjalan sendiri
Langkah orang lain jangan dihalangi
Saatnya menapak hijrah
Bukan sekadar berpindah arah
Dari takut menjadi berani
Mengikis kecewa di dalam hati
Malang, 27 Juni 2025
Salam sehat,
M. Sinal
Artikel Terkait
Mutiara Pagi: Khawarij Gaya Baru (Bagian 1883)
Jejak Langkah Sang Raja Agung: Prabu Siliwangi
Keluarga Harmonis, Pondasi Kebahagiaan Sejati
Membentuk Anak Saleh, Investasi Dunia Akhirat
Masa Tua, Merayakan Hikmah dan Ketenangan
Sejauh Mana PKn Menjawab Tantangan Karakter di Era yang Berubah Cepat?
Saatnya Pendidikan Kewarganegaraan Mengajarkan Keberanian Berpendapat!
Meriahkan Tahun Baru Islam, Warga Gelar Pawai Obor Keliling Kampung
Pelantikan dan Talkshow di STIS NU Cianjur Hadirkan Tokoh Inspiratif
Jejak Berdaya: LSPR Hadirkan Semangat Pemberdayaan dan Kreativitas dengan Sederet Pembicara Inspiratif