Journalnusantara.com, Cianjur - Pada Sabtu, 28 Juni 2025, akan menjadi hari yang penuh makna bagi STIS NU Cianjur. Kampus ini akan menggelar acara penting, yakni Pelantikan Dewan Eksekutif Mahasiswa dan Senat Mahasiswa, yang dilanjutkan dengan Talkshow inspiratif.
Suasana Pondok Pesantren Al-Riyadl, Cipanas, akan menjadi saksi semangat para mahasiswa dalam menyambut kepengurusan baru dan menggali wawasan dari para tokoh yang hadir.
Salah satu pembicara yang akan berbagi perspektifnya adalah H. Mohammad Devi Anwar, Ketua PC IKA PMII Cianjur. Ia menyampaikan sebuah ajakan yang sarat makna.
"Mari ngopi di hari Sabtu, berusaha bergerak dan bersatu, dan berjuang mengetuk pintu, hikmahnya berbuah manis tentang waktu," unggahnya di akun medsos. Kata-kata ini seolah merangkum semangat yang ingin dibangun dalam kepemimpinan mahasiswa STISNU Cianjur tahun 2025.
Tema yang diusung dalam acara ini sangat relevan dengan tantangan zaman: “Kepemimpinan Mahasiswa Berintegritas, Bersatu, Bertransformasi, dan Bersinergi dalam Menjawab Tantangan Global”.
Tema ini menggarisbawahi pentingnya mahasiswa tidak hanya memiliki integritas dan bersatu dalam menjalankan organisasi, tetapi juga mampu bertransformasi dan bersinergi untuk menghadapi berbagai isu global yang semakin kompleks.
Selain H. Mohammad Devi Anwar, acara ini juga akan menghadirkan tokoh-tokoh inspiratif lainnya seperti Aziz Muslim, S.Pd.I (Anggota DPRD Kabupaten Cianjur), Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz, M.M (Ketua Fraksi PKB MPR RI), dan Rustiman, S.Pd.I., M.M (Komisioner KPU Kabupaten Cianjur).
Kehadiran para narasumber ini diharapkan dapat memberikan perspektif yang beragam dan berharga bagi para mahasiswa yang akan mengemban amanah kepemimpinan.
Acara yang akan dimulai pukul 08.00 hingga selesai ini diharapkan menjadi momentum penting bagi mahasiswa STIS NU Cianjur untuk memulai babak baru kepemimpinan yang solid dan progresif.
Semangat untuk bergerak, bersatu, dan terus berjuang, seperti yang diungkapkan oleh Aang Devi sapaan akrabnya, diharapkan dapat menjadi landasan bagi kepengurusan yang akan datang.
"Pelantikan ini bukan hanya seremonial, tetapi juga awal dari komitmen untuk memberikan kontribusi positif bagi kampus dan masyarakat luas, dengan keyakinan bahwa setiap usaha dan perjuangan akan membuahkan hikmah seiring berjalannya waktu," tandasnya.
Artikel Terkait
Berbeda Satu Cinta
Rekonfirmasi dan Penegasan Thariqah sebagai Warisan Walisongo
Mutiara Pagi: Khawarij Gaya Baru (Bagian 1883)
Jejak Langkah Sang Raja Agung: Prabu Siliwangi
Keluarga Harmonis, Pondasi Kebahagiaan Sejati
Membentuk Anak Saleh, Investasi Dunia Akhirat
Masa Tua, Merayakan Hikmah dan Ketenangan
Sejauh Mana PKn Menjawab Tantangan Karakter di Era yang Berubah Cepat?
Saatnya Pendidikan Kewarganegaraan Mengajarkan Keberanian Berpendapat!
Meriahkan Tahun Baru Islam, Warga Gelar Pawai Obor Keliling Kampung