Setiap manusia punya pilihan
Untuk tidak membiarkan kesedihan
Selama amarah dan kekecewaan
Tidak menjadi beban pikiran
Kesabaran adalah layar
Membentang kuat menghadapi angin
Sedangkan kehati-hatian adalah pagar
Terhadap pengaruh dari orang lain
Kompas penunjuk arah
Tidak lain keyakinan kita
Perjuangan yang tak kenal lelah
Perahu yang akan membawa kita
Tentang bagaimana kita bertahan
Tergantung kemauan dan kesungguhan
Betapa pun kabut menyelimuti pandangan
Akan tiba di pelabuhan yang kita impikan
Tentang bagaimana kita melaju
Tergantung hendak ke mana kita menuju
Meski gelombang datang bertubi-tubi
Takkan mampu mengubah keteguhan hati
Jangan biarkan cemas jadi beban
Menjadi keraguan yang terus tersimpan
Sebab kekuatan bukan pada rencana besar
Tapi pada jiwa yang tak mudah gentar
Malang, 11 Juni 2025
Salam sehat,
M. Sinal
Artikel Terkait
Fragmen Peran Strategis Pembimbing KBIHU dalam Krisis Layanan di Muzdalifah 2025
Kecam Kekerasan terhadap Perempuan, Mahasiswa Tuntut Keadilan dan Perlindungan
FEBI UIN SGD Bandung Resmi Buka Prodi D-4 Manajemen Industri Halal, Siap Cetak Profesional Unggul
Tanah Airku
Setelah Jatah Amerika Berkurang
Memperingati 100 Tahun Komite Hijaz
Analis LK2DP Minta Presiden Prabowo Hentikan Program MBG dan KMP
BEM Bisa Hidup Lagi, Tapi Mahasiswanya Mau Enggak?
Mutiara Pagi: Meludahi Langit (Bagiaan 1869)
Menguak Ragam Jalan Hidup Penulis di Era Modern