Karunia Tuhan yang membedakan
Antara kita dan batu adalah pikir
Anugerah Tuhan yang membedakan
Antara kita dan kayu adalah zikir
Kini, zikir menjadi iklan spiritual
Dicetak dalam brosur motivasi
Dijual murah dan tak masuk akal
Bertema "Hidup Bahagia dalam Tujuh Hari."
Sementara itu, pikir juga demikian
Seakan tidak ada marwahnya lagi
Menulis buku, siap untuk diterbitkan
Bisa selesai kurang dari satu hari
Tak perlu lagi merenung
Cukup hanya mengulang
Bua apa bingung-bingung
Cukup meniru tulisan orang
Padahal para ulama terdahulu
Menulis kitab sambil menangis
Akal dan hatinya selalu menyatu
Demi menghasilkan karya yang fantastis
Akal dituntun oleh hati yang tunduk
Dengan sikap yang selalu merunduk
Tapi kini, kita telah dibuat tertegun
Oleh iklan spritual yang mirip opera sabun
Malang, 12 Mei 2025
Salam sehat,
M. Sinal
Artikel Terkait
Rekor Baru Cadangan Beras
Keindahan Mistis Pantai Parangtritis, Pesona Alam Yogyakarta
Seni Mengelola Keuangan dengan Baik dan Benar
Setetes Darah dengan Sejuta Harapan, Aksi Donor Darah dalam Kemeriahan Pesta Rakyat
Solidaritas Cianjur untuk Palestina: Ribuan Warga Gelar Aksi Longmarch dan Penggalangan Dana
Siaga Hadapi Cuaca Ekstrem: Langkah Antisipasi Lindungi Diri dan Lingkungan
Menavigasi Interaksi dengan Kesombongan: Memahami dan Merespons dengan Bijak
Merawat Harmoni: Keselarasan Budaya Sunda dan Ajaran Islam
Stand Sudut Gelap Maska CS, Panggung Ekspresi dari Relung Terpendam
Mutiara Pagi: Antara Zikir dan Pikir (Bagian 1837)