Menjaga Shalat Malam, Kunci Ketenangan dan Kedekatan dengan Allah

photo author
Wandi Ruswannur, Journal Nusantara
- Jumat, 18 April 2025 | 20:00 WIB
Manfaat Shalat Malam bagi Kesehatan dan Spiritual: Rahasia Hidup Sehat dan Bahagia (Foto/YouTube)
Manfaat Shalat Malam bagi Kesehatan dan Spiritual: Rahasia Hidup Sehat dan Bahagia (Foto/YouTube)

Journalnusantara.com - Shalat malam atau yang sering disebut tahajud adalah salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan dalam Islam.

Meski bukan kewajiban, shalat malam memiliki kedudukan yang istimewa karena dilakukan di waktu yang sunyi, ketika mayoritas manusia sedang terlelap.

Pada waktu inilah, seorang hamba memiliki kesempatan untuk lebih khusyuk dan dekat kepada Allah SWT, tanpa gangguan duniawi.

Menjaga shalat malam bukanlah perkara mudah. Dibutuhkan niat yang kuat, tekad, dan disiplin diri. Namun, ketika seseorang mampu melakukannya secara rutin, manfaat yang dirasakan akan sangat besar, baik dari sisi spiritual maupun psikologis.

Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an surat Al-Isra ayat 79, bahwa shalat malam adalah wasilah untuk mendapatkan kedudukan yang terpuji. Ini menunjukkan bahwa shalat malam adalah jalan untuk meraih kemuliaan di sisi-Nya.

Secara spiritual, shalat malam menjadi momen spesial untuk bermunajat dan memohon ampunan. Di sepertiga malam terakhir, Allah "turun" ke langit dunia dan membuka pintu-pintu rahmat-Nya, sebagaimana dalam hadits: “Tuhan kita turun ke langit dunia setiap malam pada sepertiga malam terakhir, lalu berfirman: ‘Adakah orang yang berdoa kepada-Ku, maka Aku akan mengabulkannya? Adakah orang yang meminta kepada-Ku, maka Aku akan memberinya? Adakah orang yang memohon ampun kepada-Ku, maka Aku akan mengampuninya?’” (HR. Bukhari dan Muslim).

Dari sisi psikologis, shalat malam juga memberi ketenangan batin. Bangun di waktu hening, mengambil air wudhu, lalu bersujud di hadapan Allah bisa menjadi terapi spiritual yang luar biasa.

Banyak orang merasakan bahwa tahajud membuat hati lebih lapang, pikiran lebih jernih, dan hidup terasa lebih ringan.

Untuk mulai menjaga shalat malam, seseorang bisa memulainya secara bertahap. Tidak harus langsung panjang atau lama, cukup dua rakaat ditambah witir, dilakukan dengan ikhlas dan konsisten.

Seiring waktu, kebiasaan ini akan menjadi bagian dari rutinitas harian yang membawa ketenangan jiwa.

Menjaga shalat malam adalah salah satu bentuk cinta kepada Allah. Ia menjadi bukti bahwa seorang hamba rela meninggalkan kenyamanan tidur demi meraih ridha-Nya.

Maka, mari kita jaga dan perjuangkan shalat malam, karena di dalamnya terdapat kedekatan yang luar biasa dengan Sang Pencipta.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Wandi Ruswannur

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Mutiara Pagi: Kembali pada Diri (Bagian 2274)

Sabtu, 18 Juli 2026 | 06:20 WIB

Mutiara Pagi: Sembunyikan (Bagian 2273)

Jumat, 17 Juli 2026 | 05:47 WIB

Mutiara Pagi: Ketenangan Batin (Bagian 2272)

Kamis, 16 Juli 2026 | 06:03 WIB

Mutiara Pagi: Berikan Sebagian (Bagian 2270)

Selasa, 14 Juli 2026 | 06:32 WIB

Mutiara Pagi: Simpan Sebagian (Bagian 2269)

Senin, 13 Juli 2026 | 11:27 WIB

Mutiara Pagi: Perbedaan (Bagian 2268)

Minggu, 12 Juli 2026 | 06:58 WIB

Mutiara Pagi: Doa Saudara (Bagian 2266)

Jumat, 10 Juli 2026 | 06:37 WIB

Mutiara Pagi: Teruslah Belajar (Bagian 2263)

Selasa, 7 Juli 2026 | 07:44 WIB

Mutiara Pagi: Cahaya Ilmu (Bagian 2261)

Minggu, 5 Juli 2026 | 09:18 WIB

Mutiara Pagi: Hidup adalah Puisi (Bagian 2260)

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:19 WIB

Mutiara Pagi: Kedamaian (Bagian 2259)

Jumat, 3 Juli 2026 | 07:13 WIB

Mutiara Pagi: Kebaikan (Bagian 2258)

Kamis, 2 Juli 2026 | 07:35 WIB

Mutiara Pagi: Prasangka (Bagian 2256)

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:37 WIB
X