Senja di penghujung Ramadan
Lukisan langit yang merona
Ombaknya membawa keberkahan
Anginnya menyapu debu-debu dosa
Di tengah samudera Ramadan
Tiga Mutiara Tuhan janjikan
Berupa rahmat dan ampunan
Serta pembebasan dari api neraka
Lantunan doa di dalamnya
Riak kecil yang mengantarkan jiwa
Menuju pelabuhan kasih sayang-Nya
Menggapai dermaga keagungan-Nya
Adapun malam-malam Ramadan
Adalah permata yang berkilauan
Memberikan cahaya ketenangan
Menyimpan harapan demi masa depan
Cahaya Ramadan di ufuk senja
Seperti rindu yang menyala
Dengan syahdu terucap doa
Agar cahayanya tak pernah sirna
Angin Ramadan di malam hening
Membawa damai ke relung batin
Pikiran tenang hati pun bening
Semoga rido Tuhan terus terjalin
Malang, 29 Maret 2025
Salam sehat,
M. Sinal
Artikel Terkait
Tata Kelola Program Makan Bergizi Gratis
Buka Puasa Majlis Alumni IPNU-IPPNU Cianjur: Membangun Soliditas dan Loyalitas untuk NU dan Masyarakat
Mutiara Pagi: Aroma Doa Ramadan (Bagian 1792)
Menjadi Bintang di Malam Ramadan
Keberkahan Terakhir di Bulan Ramadan
Mutiara Pagi: Bulan Suci Beranjak Pergi (Bagian 1793)
Cahaya di Penghujung Ramadan
Ayo Mudik
Regenerasi Petani dan Masa Depan Sektor Pertanian
Kapolri Optimalkan Pelayanan Jelang Puncak Arus Mudik Lebaran 2025, Fokuskan Rekayasa Lalu Lintas