Apa yang Allah Inginkan Saat Kita Stres?

photo author
Wandi Ruswannur, Journal Nusantara
- Minggu, 5 Januari 2025 | 10:00 WIB
Kenali Tanda-Tanda Awal Stres yang Sering Diabaikan, Jangan Sampai Kelewatan!
Kenali Tanda-Tanda Awal Stres yang Sering Diabaikan, Jangan Sampai Kelewatan!

Stres yang tidak terkelola dapat berdampak pada:
*Kesehatan fisik dan mental: Rasulullah memperingatkan pentingnya menjaga kesehatan.

*Hubungan dengan Allah: Stres dapat menyebabkan seseorang merasa jauh dari rahmat Allah.

*Hubungan sosial: Stres dapat memicu konflik dan merusak hubungan.

5. *Solusi Pencegahan dan Penyelesaian Stres dalam Islam*

a. *Meningkatkan Keimanan dan Ketawakkalan*

Meyakini bahwa segala sesuatu yang terjadi adalah ketetapan Allah. Rasulullah bersabda:
وَاعْلَمْ أَنَّ مَا أَصَابَكَ لَمْ يَكُنْ لِيُخْطِئَكَ، وَمَا أَخْطَأَكَ لَمْ يَكُنْ لِيُصِيبَكَ
"Ketahuilah, apa yang ditetapkan untukmu tidak akan meleset, dan apa yang tidak ditetapkan untukmu tidak akan menimpamu." (HR. Tirmidzi)

b. *Menjaga Keseimbangan dalam Hidup*

Islam menganjurkan keseimbangan antara dunia dan akhirat. Allah berfirman:
وَٱبْتَغِ فِيمَآ ءَاتَىٰكَ ٱللَّهُ ٱلدَّارَ ٱلۡأٓخِرَةَ وَلَا تَنسَ نَصِيبَكَ مِنَ ٱلدُّنۡيَا
"Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bagianmu di dunia." (QS. Al-Qashash: 77)

c. *Melakukan Ibadah dan Dzikir*

Ibadah seperti shalat, membaca Al-Qur'an, dan dzikir dapat menenangkan hati. Allah berfirman:
أَلَا بِذِكْرِ ٱللَّهِ تَطْمَئِنُّ ٱلۡقُلُوبُ
"Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram." (QS. Ar-Ra'd: 28)

d. *Mencari Solusi dan Bantuan*

*Berkonsultasi dengan ulama, keluarga, atau sahabat yang terpercaya.

*Memanfaatkan ilmu pengetahuan seperti psikologi untuk memahami stres.

*Meningkatkan taqarrub ( pendekatan) dengan Pencipta dan memohon petunjuk dan inayah-Nya agar diberi arah yang jelas dan solutif dari masalah yg dihadapi.

Berolahraga dan melakukan rileks asi agar otot yg tegang dan suasana hati lebih fleksibel. Dll

Halaman:

Artikel Selanjutnya

Raden Aria Wangsa Goparana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Wandi Ruswannur

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Mutiara Pagi: Nilai Persahabatan (Bagian 2275)

Minggu, 19 Juli 2026 | 06:57 WIB

Mutiara Pagi: Kembali pada Diri (Bagian 2274)

Sabtu, 18 Juli 2026 | 06:20 WIB

Mutiara Pagi: Sembunyikan (Bagian 2273)

Jumat, 17 Juli 2026 | 05:47 WIB

Mutiara Pagi: Ketenangan Batin (Bagian 2272)

Kamis, 16 Juli 2026 | 06:03 WIB

Mutiara Pagi: Berikan Sebagian (Bagian 2270)

Selasa, 14 Juli 2026 | 06:32 WIB

Mutiara Pagi: Simpan Sebagian (Bagian 2269)

Senin, 13 Juli 2026 | 11:27 WIB

Mutiara Pagi: Perbedaan (Bagian 2268)

Minggu, 12 Juli 2026 | 06:58 WIB

Mutiara Pagi: Doa Saudara (Bagian 2266)

Jumat, 10 Juli 2026 | 06:37 WIB

Mutiara Pagi: Teruslah Belajar (Bagian 2263)

Selasa, 7 Juli 2026 | 07:44 WIB

Mutiara Pagi: Cahaya Ilmu (Bagian 2261)

Minggu, 5 Juli 2026 | 09:18 WIB

Mutiara Pagi: Hidup adalah Puisi (Bagian 2260)

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:19 WIB

Mutiara Pagi: Kedamaian (Bagian 2259)

Jumat, 3 Juli 2026 | 07:13 WIB

Mutiara Pagi: Kebaikan (Bagian 2258)

Kamis, 2 Juli 2026 | 07:35 WIB
X