Apa yang Allah Inginkan Saat Kita Stres?

photo author
Wandi Ruswannur, Journal Nusantara
- Minggu, 5 Januari 2025 | 10:00 WIB
Kenali Tanda-Tanda Awal Stres yang Sering Diabaikan, Jangan Sampai Kelewatan!
Kenali Tanda-Tanda Awal Stres yang Sering Diabaikan, Jangan Sampai Kelewatan!

b. *Ciri Fisik*

Tubuh menjadi lemah, mudah lelah, atau sering sakit. Dalam hadits disebutkan:
إِنَّ لِبَدَنِكَ عَلَيْكَ حَقًّا
"Sesungguhnya tubuhmu memiliki hak atas dirimu." (HR. Bukhari dan Muslim)

c. *Ciri Spiritual*

Jauh dari Allah: Stres sering muncul ketika manusia lupa bahwa segala sesuatu berada di bawah kendali Allah.

Lalai dalam ibadah: Ibadah menjadi tidak khusyuk atau terabaikan.

3. *Penyebab Stres dalam Islam*

Islam mengidentifikasi beberapa penyebab stres yang berkaitan dengan hubungan manusia dengan Allah, diri sendiri, dan orang lain:

a. *Kurangnya Keimanan*

Kurangnya keyakinan bahwa Allah memiliki rencana terbaik sering menjadi penyebab utama stres. Allah berfirman:

وَمَن يُؤْمِنۢ بِٱللَّهِ يَهْدِ قَلْبَهُۥ ۚ
"Dan barang siapa beriman kepada Allah, niscaya Dia akan memberi petunjuk kepada hatinya." (QS. At-Taghabun: 11)

b. *Tuntutan Duniawi yang Berlebihan*

Kesibukan mengejar duniawi tanpa memperhatikan akhirat dapat menyebabkan tekanan. Rasulullah bersabda:
مَن كَانَتِ الدُّنْيَا هَمَّهُ جَعَلَ ٱللَّهُ فَقْرَهُ بَيْنَ عَيْنَيْهِ
"Barang siapa menjadikan dunia sebagai tujuannya, maka Allah akan menjadikan kefakiran selalu ada di depan matanya." (HR. Tirmidzi)

c. *Masalah Sosial atau Ekonomi*

Kemiskinan, hutang, dan konflik keluarga sering menjadi pemicu stres. Rasulullah mengajarkan doa untuk mengatasi hal ini:
ٱللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ ٱلْهَمِّ وَٱلْحُزْنِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ ٱلْعَجْزِ وَٱلْكَسَلِ
"Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kesedihan dan kekhawatiran, dari kelemahan dan kemalasan." (HR. Abu Dawud)

4. *Efek Stres dalam Perspektif Islam*

Halaman:

Artikel Selanjutnya

Raden Aria Wangsa Goparana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Wandi Ruswannur

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Mutiara Pagi: Nilai Persahabatan (Bagian 2275)

Minggu, 19 Juli 2026 | 06:57 WIB

Mutiara Pagi: Kembali pada Diri (Bagian 2274)

Sabtu, 18 Juli 2026 | 06:20 WIB

Mutiara Pagi: Sembunyikan (Bagian 2273)

Jumat, 17 Juli 2026 | 05:47 WIB

Mutiara Pagi: Ketenangan Batin (Bagian 2272)

Kamis, 16 Juli 2026 | 06:03 WIB

Mutiara Pagi: Berikan Sebagian (Bagian 2270)

Selasa, 14 Juli 2026 | 06:32 WIB

Mutiara Pagi: Simpan Sebagian (Bagian 2269)

Senin, 13 Juli 2026 | 11:27 WIB

Mutiara Pagi: Perbedaan (Bagian 2268)

Minggu, 12 Juli 2026 | 06:58 WIB

Mutiara Pagi: Doa Saudara (Bagian 2266)

Jumat, 10 Juli 2026 | 06:37 WIB

Mutiara Pagi: Teruslah Belajar (Bagian 2263)

Selasa, 7 Juli 2026 | 07:44 WIB

Mutiara Pagi: Cahaya Ilmu (Bagian 2261)

Minggu, 5 Juli 2026 | 09:18 WIB

Mutiara Pagi: Hidup adalah Puisi (Bagian 2260)

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:19 WIB

Mutiara Pagi: Kedamaian (Bagian 2259)

Jumat, 3 Juli 2026 | 07:13 WIB

Mutiara Pagi: Kebaikan (Bagian 2258)

Kamis, 2 Juli 2026 | 07:35 WIB
X