Ketiga, kondisi orang yang berdoa.
Seperti berdoa saat sedang puasa, saat safar atau saat terdesak.
Keempat, sifat doa.
Seperti doa yang disertai asma-ul husna, doa-doa dari Al Quran / Hadits, atau doa yang tidak mengandung dosa.
Orang yang berdoa saat antara azan dan iqomat, sementara dia duduk di dalam masjid menunggu dikumandangkan iqomat, setidaknya padanya terkumpul dua faktor terkabulnya doa, yaitu faktor tempat dan waktu. Sehingga doanya akan lebih berpeluang terkabul.
Tema Hadits yang Berkaitan dengan Al-Qur'an
Allah ﷻ berfirman :
وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ فَلْيَسْتَجِيبُوا لِي وَلْيُؤْمِنُوا بِي لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ
“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdo’a apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.” (QS. Al-Baqarah: 186)
Artikel Terkait
Membangun Kesederhanaan Duniawi dan Keterpautan Hati pada Akhirat
Wajibnya Jilbab bagi Wanita
Mestinya, Presiden Bicara Hak Atas Pangan
Mutiara Pagi: Titik Nadir (Bagian 1644)
Fatwa Jihad dan Resolusi Jihad
Ada Empat Potensi Keburukan dari Keberadaan Anak bagi Orangtua
Saatnya Petani Bangkit Mengubah Nasib
Waktu - Waktu Mustajabnya Do'a (Bagian 02)
Mutiara Pagi: Kritik (Bagian 1645)
Bangga! Siswi SMAN 1 Sumedang Raih Emas pada Olimpiade Sains Nasional 2024