Mutiara Pagi: Yang Maha Mencegah (Bagian 1618)

photo author
Wandi Ruswannur, Journal Nusantara
- Kamis, 19 September 2024 | 08:06 WIB
Pemandangan alam indah di Pulau Bawean, Gresik, Jawa Timur. (Instagram/pulaucina_gresik)
Pemandangan alam indah di Pulau Bawean, Gresik, Jawa Timur. (Instagram/pulaucina_gresik)

Apa pun yang manusia lakukan
Untuk mencapai kesuksesan
Tidak akan pernah mengalahkan
Ketekunan dalam memperbaiki kegagalan

Kemauan adalah yang utama
Untuk mewujudkan impian yang ada
Keberanian adalah langkah berikutnya
Untuk menjalankan sejumlah rencana

Mimpi hanyalah tinggal mimpi
Jika hanya berdiam diri
Meski berhasil atau tidaknya sebuah rencana
Sangat tergantung kehendak Yang Maha Kuasa

Datang tidak dapat dicegah
Pergi tidak dapat dipaksa
Kecuali Yang Maha Mencegah
Yang bisa mengatur segalanya

Ada tiga pertanyaan
Kepada Syeh Abdul Qadir al Jilani
Yang dapat dijadikan pelajaran
Dalam menjalani hidup ini

Apakah Tuhan mampu
Mengubah ahli pemabuk sepertiku
Menjadi manusia taat sepertimu
Syeh menjawab, Tuhan pasti mampu

Apakah Tuhan mampu
Mengubah ahli maksiat sepertiku
Menjadi ahli taat sepertimu
Syeh menjawab, Tuhan sangat mampu

Apakah Tuhan mampu
Mengubah ahli taat sepertimu
Menjadi ahli maksiat sepertiku
Mendengar pertanyaan ini
Syeh hanya berdiam diri

Kemudian ia bersujud
Dengan air mata bercucuran
Dengan perasaan takut
Memohon ampun kepada Tuhan

Sambil lalu ia berkata
Sungguh benar, bisa kapan saja
Tuhan dapat mengubah nasib seseorang
Termasuk nasib diriku pada masa yang akan datang

Malang, 19 September 2024
Salam sehat,

M. Sinal

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Wandi Ruswannur

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Mutiara Pagi: Ucapan (Bagian 2229)

Rabu, 3 Juni 2026 | 07:00 WIB

Mutiara Pagi: Diam atau Bersuara (Bagian 2228)

Selasa, 2 Juni 2026 | 07:02 WIB

Mutiara Pagi: Ruang Perjumpaan (Bagian 2227)

Senin, 1 Juni 2026 | 07:13 WIB

Mutiara Pagi: Kebaikan ( Bagian 2226)

Minggu, 31 Mei 2026 | 08:11 WIB

Mutiara Pagi: Logika (Bagian 2225)

Sabtu, 30 Mei 2026 | 06:20 WIB

Mutiara Pagi: Simfoni Kerinduan (Bagian 2224)

Jumat, 29 Mei 2026 | 06:30 WIB

Mutiara Pagi: Manusia Paripurna (Bagian 2223)

Kamis, 28 Mei 2026 | 07:17 WIB

Mutiara Pagi: Delapan Benda Langit (Bagian 2221)

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:56 WIB

Mutiara Pagi: Musik dan Kehidupan (Bagian 2220)

Senin, 25 Mei 2026 | 07:45 WIB

Mutiara Pagi: Tangan Langit (Bagian 2219)

Minggu, 24 Mei 2026 | 08:20 WIB

Mutiara Pagi: Istiqomah Terberat (Bagian 2218)

Sabtu, 23 Mei 2026 | 07:09 WIB

Mutiara Pagi: Menulis Kisah (Bagian 2216)

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:43 WIB

Mutiara Pagi: Siklus Kehidupan ( Bagian 2215)

Rabu, 20 Mei 2026 | 07:00 WIB

Mutiara Pagi: Kata-kata Manusia (Bagian 2214)

Selasa, 19 Mei 2026 | 06:45 WIB

Mutiara Pagi: Kesibukan (Bagian 2212)

Minggu, 17 Mei 2026 | 08:32 WIB

Mutiara Pagi: Tajassus (Bagian 2211)

Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:41 WIB
X