JournalNusantara.com - Durian memiliki aroma yang kuat dan rasa yang khas. Banyak orang yang sangat menyukai buah ini, tetapi ada pula yang memilih untuk menjauhi buah durian.
Baca Juga: Bagi-Bagi Angpau dalam Perayaan Imlek
Ada banyak alasan seseorang menghindari buah ini, mulai dari aromanya yang menyengat, hingga kandungan gizi serta efek samping yang disebut bisa muncul akibat konsumsi durian secara berlebihan.
Sebenarnya, durian tidak berbeda jauh dengan buah pada umumnya. Meski tergolong buah yang tinggi kalori, tetapi durian juga memiliki kandungan gizi yang baik untuk tubuh, misalnya vitamin C, vitamin B6, kalium, serta tiamin.
Dilansir Hallodoc.com yang dikutip Minggu (11/2/2024). Buah durian juga diketahui memiliki kandungan alkohol dan indeks glikemik yang tinggi, sehingga bisa memicu naiknya kadar gula dalam darah.
Baca Juga: Manfaat Buah Duren yang Wajib Diketahui
Kandungan alkohol dalam buah durian sebenarnya tidak terlalu berdampak, karena bersifat ethanol dan methanol yang mudah sekali menguap.
Meski begitu, bukan berarti buah durian boleh dikonsumsi secara berlebihan. Jika dikonsumsi dengan benar dan secukupnya, sebenarnya buah durian bisa memberi manfaat yang luar biasa untuk tubuh.
Semoga bermanfaat.***
Sumber : Hallodoc.com
Artikel Terkait
Hendak Tawuran, Polresta Bogor Kota Berhasil Mengamankan Pelaku dan Puluhan Senjata Tajam
Kang Asrud, Insan Pers Adalah Bagian dari Pelaku Pengawasan Pembangunan
H. Dadan Supardan : Selamat Hari Pers Nasional Ke 28, Tetap Konsisten Mengawal Pembangunan Indonesia
Diduga Ada Pungli dan DImanfaatkan untuk Kepentingan Politik, JIM Soroti Bantuan Aspirasi Tractor Kabupaten Cianjur
Manfaat Buah Duren yang Wajib Diketahui
Jelang Akhir Masa Kampanye, Relawan Komando Gibran Cianjur Terus Bergerak di 10 Desa
Stop Konsumsi Daging Durian Secara Berlebihan, Cukup 35 Gram Sekali Makan
Bagi-Bagi Angpau dalam Perayaan Imlek
Sembako dan BLT Tidak Lagi Mampu Menggoyahkan Keteguhan Hati Nurani Kita Yang Terjaga Untuk Tetap Memilih Pemimpin Indonesia Yang Ideal
Kecemasan Yang Mendesak Dari Bilik Akademik Terhadap Pemerintahan Presiden Joko Widodo Menjelang Pemilu 2024