JournalNusantara.com - Wakil Kepala Intelijen Militer Ukraina, akan memobilisasi hingga 500 ribu wajib militer (wamil) untuk beberapa sejumlah serangan mendatang.
Hingga Kepala Intelijen Militer Ukraina, Vadym Skibitsky mengungkapkan bahwa rekrutmen itu akan mengambil dari bagian dalam serangan selama musim semi dan musim panas di timur dan selatan negara tersebut.
Baca Juga: Seali Syah Bongkar Kedekatan Arif Rahman dan Ferdy Sambo
Penjabat Ukraina telah melaporkan bahwa ada 280.000 ada pasukan darat Rusia yang dikerahkan di negara tersebut.
"Kami memperkirakan mereka melakukan serangan di wilayah Donetsk dan Kharkiv, serta mungkin Zaporizhzhia, tetapi untuk bertahan di Kherson dan Crimea, ini adalah jumlah orang yang mereka perlukan untuk tugas seperti itu," ungkap Skibitsky.
"Jika Rusia kalah kali ini, maka Putin akan runtuh,"ungkapnya.
Baca Juga: Sinopsis Sinetron Tajwid Cinta 7 Januari 2023 Episode 55: Oki Kaget Syifa Adalah Sepupunya
Skibitsky mengungkapkan bahwa gelombang terkahir mobilisasi akan berlangsung pada tanggal (15/01/23). setelah masa liburan, ketika Rusia mencoba untuk mengalahkan Ukraina dengan pasukan besar. (Tiara Maulia Setiawan)
Sumber: Instagram Officialnewstv
Artikel Terkait
Sinopsis Sinetron Tajwid Cinta 7 Januari 2023 Episode 55: Oki Kaget Syifa Adalah Sepupunya
Manchester United Intip Peluang Datangkan Wout Weghorst
Berikut Daftar Pemenang Golden Disk Award 2023
Alhamdulillah, Kuota Haji 2023 Sebanyak 221 Ribu, Tidak Ada Pembatasan Usia
Video Heboh, Perempuan Berhijab Dugem Rame-rame, Danang: "Kadrun pun ingin merasakan bahagia duniawi".
Viral Meme, Sebut Dua Putra Jokowi "Dua Bocil Maling" Netizen Geram !
Semi Final Piala AFF Leg ke-2: Vietnam vs Indonesia, Senin 9 Januari 2023 Pukul 19.30 WIB Live di RCTI
Anies Baswedan dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) Bakal Calon Capres dan Cawaspres Pemilu 2024
Seali Syah Bongkar Kedekatan Arif Rahman dan Ferdy Sambo
Puluhan Pendaki Dipaksa Turun Saat Gunung Marapi Erupsi