JOURNALNUSANTARA.COM, AUSTRALIA - Pada 19 Desember 2025, nama Tika Tazkya mencuri perhatian dalam prosesi wisuda University of Melbourne, universitas yang dikenal sebagai peringkat satu di Australia.
Mahasiswa asal Bandung ini terpilih sebagai penyampai pidato kelulusan (valedictorian speaker) sebuah posisi prestisius yang hanya diberikan kepada mahasiswa dengan rekam jejak akademik dan kontribusi kampus yang luar biasa.
Tika menyelesaikan studinya dengan First Class Honours, yang jika dikonversikan setara dengan IPK 4.00. Namun, pemilihannya sebagai valedictorian tidak hanya didasarkan pada prestasi akademik.
Selama masa studi, Tika aktif sebagai Student Ambassador, menjadi representasi mahasiswa internasional sekaligus duta nilai-nilai inklusivitas kampus.
Didukung oleh Beasiswa Indonesia Maju, Tika juga dikenal sebagai pendiri dan penggerak komunitas Muda Empati di Bandung, yang fokus pada pemberdayaan anak muda.
Sebelumnya, di jenjang sarjana, ia lulus sebagai Wisudawan Berprestasi Universitas Padjadjaran dengan predikat magna cum laude dan juga menyampaikan pidato kelulusan.
Pengalaman global turut membentuk perjalanannya. Saat kuliah di Unpad, Tika mengikuti student exchange ke Polandia, sementara di Australia ia memperluas perspektifnya melalui program exchange ke India.
Konsistensi inilah yang membuat namanya kini menjadi simbol mahasiswa Indonesia di panggung akademik global.