internasional

Hijrah dan Strategi Pembangunan Masyarakat Islam Menuju Kemenangan

Rabu, 10 Juli 2024 | 12:00 WIB
Ilustrasi umat islam shalat (Pexel.com/kafeel-ahmed)

Sebagaimana Allah sampaikan beberapa kali dalam Al-Quran: “dan untuk Allah bersujud siapa-siapa yang ada di langit dan di bumi”. Pada ayat lain Allah memakai kata “apa-apa (maa) yang ada di langit dan di bumi”.

Bahkan di Surah Ar-Rahman misalnya disebutkan bahwa “bintang dan pohon bersujud (kepada Allah)”.

Dengan demikian, jika kita kembali kepada kata Masjid maka makna filosofisnya adalah tempat di mana umat tunduk, patuh, dan taat kepada sang Khaliq, Pencipta langit dan bumi Allah SWT. Maka Masjid dapat dimaknai sebagai pusat ketaatan dalam ubudiyah kepada Allah SWT.

Di sanalah umat ini memusatkan segala hidupnya yang tersimpulkan dalam: “sesungguhnya sholatku, pengorbananku, hidup dan matiku hanya untuk Allah Tuhan semesta alam”.

Pada konteks inilah sesungguhnya yang dimaknai dengan hadits Rasulullah: “bumi telah dijadikan bagiku masajid (Masjid-Masjid)”.

Artinya di sisi mana pun bumi ini seorang Muslim itu sedang sujud (patuh dan taat) kepada Allah SWT.

Di jalan, di rumah, di sekolah, di pasar hingga di parlemen dan Istana negara, seorang Muslim selalu dalam keadaan sujud (patuh dan taat) kepada Allah SWT.

Dan pada makna ini pula yang ingin Rasulullah lakukan dalam membangun komunitasnya. Bahwa hal pertama dan terutama bagi umat ini adalah membangun kesadaran “ubudiyah yang totalitas” kepada Allah SWT.

Masjid Kuba memberikan pesan yang jelas dan tegas bahwa Komunitas Islam yang akan dibangun itu akan selalu mengacu kepada “Masjid”.

Jika suatu ketika umat ini berada di pasar, di parlemen dan Istana negara, bahkan di medan perang sekalipun, semua itu akan selalu merujuk kepada makna “Masjid” (pusat ketaatan ubudiyah semata kepada Allah SWT”.

Itulah sesungguhnya makna terpenting dari tujuan terbangunnya umat. Bahwa umat Islam bukan sekedar sebuah bangsa. Tapi bangsa yang terbangun di atas kepatuhan dan ketaatan kepada Allah SWT.

Bukan bangsa yang hebat memakai simbol-simbol Islam. Namun jauh bahkan phobia (takut dan benci) dengan ajaran Allah SWT…. Wal’iyadzu billah….(Bersambung)…

Presiden Nusantara Foundation dan Imam/Direktur Jamaica Muslim Center NY.

Halaman:

Tags

Terkini

Langkah Spiritual dan Fisik Menuju Baitullah

Kamis, 9 April 2026 | 16:31 WIB

Misi Penjaga Perdamaian Dunia Kontingen Garuda

Minggu, 5 April 2026 | 20:47 WIB

Tetap Jaga Jarak

Jumat, 6 Maret 2026 | 14:57 WIB

Variasi Durasi Puasa di Berbagai Belahan Dunia

Minggu, 22 Februari 2026 | 04:46 WIB

Setiap Serangan Israel ke Iran, Selalu Dibayar Lunas

Kamis, 19 Februari 2026 | 05:22 WIB

AS Tangkap Presiden Venezuela Maduro, Besok Siapa?

Senin, 5 Januari 2026 | 05:59 WIB

Indonesia Jd Pemimpin IG Terbesar di ASEAN

Senin, 8 Desember 2025 | 21:33 WIB

Zohran Mamdani, Syiahkah?

Minggu, 9 November 2025 | 19:59 WIB

Tangan Tetap di Pelatuk, Memaksa Zionis Tunduk

Jumat, 10 Oktober 2025 | 07:30 WIB

Delegasi Pesantren Al Masykuriyyah di Uzbekistan

Minggu, 28 September 2025 | 17:48 WIB