Journalnusantara.com, Jakarta - Dalam rangkaian kegiatan perayaan 50 tahun hubungan persahabatan RI-Korea, KBRI Seoul telah mendukung “K-Finance Forum in Indonesia 2023” oleh Financial Supervisory Services Korea Selatan dan 7 perusahaan keuangan Korea Selatan, yang diselenggarakan di Jakarta pada Kamis (11/05/2023).
Dilansir dari media sosial KBRI Seoul, ketujuh perusahaan tersebut adalah Hana Financial Group, KB Kookmin Bank, Mirae Asset Securities, Korea Investment and Securities, KB Insurance, Hanwha Life Insurance, dan Samsung Fine and Marine Insurance.
K-Finance Forum in Indonesia 2023 dibuka oleh Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi RI, Luhut B. Pandjaitan, dan menghadirkan Duta Besar RI di Seoul, Duta Besar Korea Selatan di Jakarta, H.E. Lee Sang-deok dan Deputi Gubernur Bank Indonesia, Ibu Filaningsih Hendarta.
Baca Juga: Prodi Bahasa dan Sastra Arab UIN Bandung Sukses Gelar Gradasi
Pidato kunci disampaikan oleh Gubernur Financial Supervisory Services Korsel, Mr. Lee Bokhyun, yang menegaskan bahwa Indonesia adalah bagian penting dari strategi ekspansi sektor finansial Korea Selatan untuk kesejahteraan bersama.
Dalam sambutannya, Dubes RI Seoul Gandi Sulistiyanto menyatakan bahwa pendanaan yang berkelanjutan merupakan salah satu kunci utama suksesnya kerja sama bidang ekonomi serta kolaborasi antara pemangku kepentingan dan pelaku sektor keuangan Indonesia-Korea.
"Penyelenggaraan forum ini diharapkan semakin membuka mata pelaku usaha Korea Selatan untuk menanamkan modalnya di Indonesia, khususnya di IKN," katanya.
Baca Juga: Dubes RI Sampaikan Peluang Pendidikan S2 dan S3 di Arab Saudi
Ia menyebutkan bahwa forum menghasilkan deklarasi yang menegaskan komitmen para pelaku sektor keuangan Indonesia dan Korsel untuk memajukan kerja sama pembiayaan untuk pembangunan.
"Korea Selatan adalah investor ke-7 terbesar bagi Indonesia di tahun 2022," ujarnya menegaskan dengan detail dan gamblang.
Menurutnya, dengan semakin banyaknya ketertarikan kalangan swasta Korsel untuk berbisnis dengan Indonesia, maka semakin banyak kebutuhan dari sisi pendanaan untuk mendukung investasi tersebut.
Baca Juga: Dubes RI Sampaikan Peluang Pendidikan S2 dan S3 di Arab Saudi
"Saat ini, 31 perusahaan Lembaga Keuangan Korsel telah beroperasi di Indonesia. Ke depannya, kerja sama antara sektor riil dan sektor keuangan akan menjadi kunci suksesnya pembangunan Indonesia," tukasnya.
Artikel Terkait
Keluarga Nilakanti Terus Beri Dukungan, Berharap Keadilan dari Presiden Jokowi
Skuad Sepakbola Termahal di SEA Games 2023, Indonesia Urutan Berapa?
Dubes RI Sampaikan Peluang Pendidikan S2 dan S3 di Arab Saudi
Kades Ciharashas Terus Tingkatkan Pembinaan Keagamaan Masyarakat
Habib Bahar Dikabarkan Ditembak OTK di Bogor, Perutnya Mengalami Luka
Puluhan Ribu Polisi RW Disebar ke Seluruh Jabar Demi Tingkatkan Kamtibmas
Waduh...Habib Bahar Ditembak, Polisi Lakukan Pendalaman Kasus dan Periksa 8 Saksi
Prodi Bahasa dan Sastra Arab UIN Bandung Sukses Gelar Gradasi
Keren...Barisan Nasional Ganjar Pranowo (BARNAS GP) Semarakan MUSRA di GBK Jakarta
Hukum Pinjol adalah perdata, jangan panik hadapi penagih yang sering mengancam