JournalNusantara.com - Penelitian di Iran menyimpulkan bahwa, dalam kebiasaan saat tidur menghirup aromaterapi bisa menghilangkan stress.
Studi yang diterbitkan dalam jurnal explore, Pada setiap peserta, selang ditempatkan kira-kira cm dari hidung mereka, membiarkan mereka terpapar bau selama dua jam sehari selama empat minggu.
Baca Juga: Perusahaan Jepang Ingin Jual Daging Paus, Namun Dikecam
Hasilnya, sementara aroma mawar dan lavendel membantu mengurangi stres, namun aroma wijen "tidak signifikan" dibandingkn dengan kelompok yang menggunakan minyak mawar catat para peneliti.
Essensial olis telah melonjak popularitasnya dalam beberapa tahun terakhir.
Disebut-sebut sebagai pemain kunci kesehatan dan kebugaran, aromaterapi yang sering digunakan selama pijatan atau bahkan setiap hari melalui diffuser minyak rumah tangga dapat, "memengaruhi otak dan sistem saraf".
Baca Juga: BRI Liga 1: Persib Bandung Naik ke Puncak Klasemen
Namun, minyaknya pun bisa digunakan untuk mengobati penyakit yang tertentu dan menidurkan penggunanya.
"Selama menghirup, molekul minyak atsiri merangsang saraf pencium yang memiliki hubungan langsung dengan sistem limbik dan bertanggung jawab atas emosi," tulis penulis penelitian. (Tiara Maulia Setiawan)
Artikel Terkait
Jleb...Gibran Disebut Ajimumpung dan Dompleng Nama Besar Jokowi, Gibran: Ini Semua Kompetisi
Heboh...Santriwati Berebut BH dari "Sang Ustadz", Warganet Geram: Sumpah Gua Merinding !
Pembakaran Masjid di Garut Ternyata Pelakunya Memiliki Gangguan Jiwa
Ngeri...Mahasiswi UNSUR Cianjur Tewas Tertabrak, Kapolres Cianjur: Penabrak Bukan Mobil Polisi !
Carabao Cup: Manchester United Gilas Nottingham Forest
Anies Baswedan dan Jokowi Saling Sindir
Warga Jerman Demo Tolak Kirim Tank untuk Ukraina
BRI Liga 1: Persib Bandung Naik ke Puncak Klasemen
Jutaan Nahdliyyin Bakal Hadiri Acara Puncak Resepsi 1 Abad NU
Perusahaan Jepang Ingin Jual Daging Paus, Namun Dikecam