Sebagai penghargaan, ia dianugerahi medali kehormatan Ridder Militaire Willems-Orde Kelas IV.
Kelima tokoh ini menunjukkan sisi kompleks dari sejarah Indonesia: tidak semua peran pribumi dalam masa penjajahan berada di sisi perlawanan.
Beberapa memilih bekerja sama dengan kekuatan kolonial baik demi kepentingan pribadi, politik, maupun karena alasan yang hanya bisa dijelaskan dalam konteks zaman mereka.