Setelah sampai di Panjalu, air zamzam tersebut kemudian ditumpahkan ke lembah yang bernama Lembah Pasir Jambu. Ajaibnya lembah tersebut kemudian bertambah banyak airnya dan terjadilah danau yang kini disebut Situ Lengkong.
Dengan itu Borosngora menjadi Raja Panjalu menggantikan ayahnya dan kemudian menyebarkan agama Islam kepada rakyatnya. Mulai saat itulah kerajaan Panjalu berubah dari kerajaan Hindu menjadi kerajaan Islam.
Serta hingga saat ini para keturunan Panjalu rutin melaksanakan upacara adat yang disebut nyangku yang dilaksanakan pada bulan Maulud dengan cara membersihkan benda-benda pusaka yang disimpan di Bumi Alit.
Fasilitas di Situ Lengkong panjalu
Fasilitas yang terdapat di objek wisata Situ Lengkong Panjalu antara lain tempat parkir, perahu, toilet dan masjid, serta di sekitaran danau banyak penjual cinderamata dari bambu, aneka bordir unik, gelang kayu, terasi asli, makanan khas Sunda dan lainnya.
Harga tiket untuk masuk obyek wisata ini Rp 7.500 per orang sesuai kebijakan wisata milik Pemda Ciamis per 1 Maret 2024. Tertarik untuk mengunjungi tempat ini?
Artikel Terkait
Jelang Nataru, Polres Indramayu Gelar Razia Miras
Kick Off Meeting Perencanaan dan Forum Satu Data Cianjur
Tjiandjoer dalam Perang Konvoi, 9 Desember 1945
Mutiara Pagi: Keterbatasan (Bagian 1707)
Cerita Jaka Tingkir
Dakwah di Asia Tenggara
Tubagus Angke: Pewaris Kejayaan Jayakarta dan Pejuang Melawan Portugis
SMK Awards 2024 Berlangsung Sukses dan Lancar
Sunda dan Galuh: Jejak Kerajaan Kembar Penerus Tarumanagara
Sunda dan Galuh: Jejak Kerajaan Kembar Penerus Tarumanagara