Heboh! Sebut Gempa Cianjur Karena Banyak Jablay, Bupati Geram

photo author
Wandi Ruswannur, Journal Nusantara
- Kamis, 15 Desember 2022 | 19:58 WIB
Bupati Cianjur Herman Suherman. (Ayobandung.com/Muhammad Ikhsan)
Bupati Cianjur Herman Suherman. (Ayobandung.com/Muhammad Ikhsan)

"Kita terus lakukan berbagai upaya agar Cianjur itu benar-benar kota santri. Gudangnya ulama," imbuhnya menegaskan.

Sejauh ini, tak sedikit masyarakat yang mengenal tempat lokalisasi bernama Gadog di Kabupaten Cianjur. Lokalisasi itu berada di Desa Gadog, Kecamatan Cipanas.

"Sekarang Cianjur semakin baik. Lihat ke Gadog. Gadog sudah bagus. Di kuburan Cina (pemakaman nonmuslim di Jalan Perintis Kemerdekaan) katanya ribuan, cek ke sana atuh, ada ribuan enggak? Ribuan itu banyak atuh," tegasnya.

Baca Juga: Viral, Makna Jorok 5353 di TikTok, Dipakai Hanya untuk Orang Dewasa

Herman menyebut tempat lain yang sekarang mesti diwaspadai dijadikan tempat transaksi seksual adalah indekos. Transaksinya diduga dilakukan secara online.

"Sedih saya mendengar seperti itu. Saya sekarang sedang mengkaji dengan bagian hukum teknisnya bagaimana. Contohnya saja kawin kontrak. Ini kan terjadi di Kabupaten Cianjur. Makanya kita membuat peraturan bupati (larangan kawin kontrak). Di tempat lain kan belum ada. Ini dalam rangka apa? Dalan rangka supaya Cianjur benar-benar menjadi kota santri," tutup Herman.

Hingga saat ini pemerintah daerah Kabupaten Cianjur bersama alim-ulam terus berupaya menjadikan Cianjur sebagai kota Santri.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Wandi Ruswannur

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X