Miris, Guru Pukul Guru Terjadi di Cianjur, Korban Alami Luka di Wajah, Mediasi Telah Diupayakan

photo author
Wandi Ruswannur, Journal Nusantara
- Selasa, 15 November 2022 | 17:28 WIB
Ilustrasi pemukulan (Dok. Pixabay)
Ilustrasi pemukulan (Dok. Pixabay)

Journalnusantara.com - Kekerasan di dunia pendidikan kembali terjadi lagi. Kali ini dugaan pemukulan seorang oknum guru terhadap guru di Kabupaten Cianjur.

Hal ini terjadi saat pertandingan futsal antar guru yang diselenggarakan oleh PC Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Cianjur.

Dugaan penganiayaan tersebut terjadi oleh oknum guru SDN Sayang 1 berinisial AZ terhadap guru SMPN 2 Cianjur berinisial MR saat pertandingan futsal di SMAN 2 Cianjur, Sabtu (12/11/2022).

Baca Juga: Sejarah Qatar Terpilih Jadi Tuan Rumah Piala Dunia 2022, Mampu Menyisihkan AS, Korsel, Indonesia dan Jepang

Dari berbagai informasi yang dihimpun, pertandingan tersebut berujung ricuh. Sehingga membuat MR harus menjalani perawatan akibat luka memar yang dideritanya di bagian wajah.

Kepala Sekolah SMPN 2 Cianjur Tono Hartono membenarkan peristiwa yang menimpa guru yang mewakili sekolahnya untuk bertanding di turnamen tersebut.

“Jadi menurut informasi, AZ itu memukul anak buah saya MR sesaat setelah dikartu merah oleh wasit pertandingan,” katanya, Senin, (14/11/2022) dilansir radar.

Baca Juga: Kemenag RI Bakal Gelar Multaqa Ulama Al-Qur’an Nusantara 2022

Dirinya menyesalkan tindakan yang dilakukan AZ kepada MR. Namun demikian menurut Tono telah ada upaya musyawarah untuk berdamai yang dilakukan pihak keluarga AZ.

“Jadi orangtuanya sudah datang dan menemui MR. Hanya saja kan mengenai kelanjutan itu kembali ke pribadinya apakah mau berdamai atau lanjut ke ranah hukum,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua PC PGRI Cianjur, Deden Saepudin menyampaikan, pihaknya sudah memfasilitasi mediasi antara pihak SMPN 2 Cianjur dengan SDN Sayang 1.

“Secara kekeluargaan dari pihak korban sudah menerima dan dari pihak pelaku juga sudah menyesali,” tutur Deden menerangkan.

Baca Juga: NTB siapkan Paket Khusus Wisata untuk Para Delegesi KTT G20 di Bali

Di tempat terpisah, Kepala Bidang SMP Disdikpora Cianjur, Helmi Halimudin menilai kejadian itu terjadi akibat kelalaian pihak panitia pertandingan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Wandi Ruswannur

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X