Journalnusantara.com - Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Sejarah Cianjur melakukan kegiatan dengan memberikan pendampingan psikososial trauma healing bagi korban gempa di 2 lokasi berbeda yaitu di Kampung Gasol, Desa Gasol, Kecamatan Cugenang dan Kampung Tegal Baru, Desa Rancagoong, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur, Ahad (15/01/2023).
Pengurus MGMP Sejarah Cianjur, Agus Wahyudi menyampaikan, Insya Allah kami akan terus konsisten dan berkelanjutan turun kelapangan dengan gerakan sosial peduli korban gempa Cianjur. Karena kita menilai bahwa proses pemulihan ini tidak tahu sampai kapan. Sehingga dari MGMP Sejarah akan terus turun walau tidak banyak yang didonasikan.
Baca Juga: Profil Iko Uwais, Aktor Laga yang Kenalkan Pencak Silat ke Panggung Dunia
"Harapan kita semoga duka ini cepat pulih, rumah-rumah yang rubuh bisa dibangun secepatnya, tanpa birokrasi yang menyulitkan, juga harapan kita semoga semua para korban lekas sehat dan bisa bersabar dengan kondisi seperti sekarang, yakin pasti ada hikmah dari musibah yang menimpa Cianjur ini," ucap Agus kepada wartawan.
Warga Kampung Gasol, bernama Ibu Tiara mengucapkan terima kasih kepada para relawan dari MGMP Sejarah Cianjur, karena sudah turun dan berbagi ke wilayahnya untuk yang kedua kalinya.
"Hal ini sangat membantu untuk masyarakat dan kegiatan psikososial trauma healing ini sangat berkesan untuk anak-anak agar ada kegiatan di tenda-tenda pengungsian," kata Tiara menerangkan.
Baca Juga: Tahun 1955, Pemilu Pertama di Indonesia
Salah satu anak terdampak gempa bernama Angga, menuturkan bahwa kegiatannya asik sambil main, seru pula dapat hadiah. "Termasuk kita bisa belajar, ada hapalan dan doa-doa yang diajarkan," sambungnya dengan penuh ceria.
Seperti diketahui, selain melakukan kegiatan psikososial trauma healing, MGMP Sejarah Cianjur juga menyalurkan bantuan berupa sembako, bingkisan, pakaian dan obat-obatan dalam upaya pemenuhan kebutuhan warga terdampak gempa.
Baca Juga: David da Silva Sebut Persib Bandung Sudah Melaju di Jalur yang Tepat