Journalnusantara.com, Cianjur - Sat Binmas Polres Cianjur dirikan sekolah darurat untuk korban gempa di Cianjur di Kampung Rasid, Desa Wangunjaya, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Kamis (8/12).
Kasat Binmas Polres Cianjur AKP Sigit Purnomo, S.H. mengatakan, SDN Sukamanah 2 mengalami rusak parah akibat gempa M 5,6 SR yang mengguncang cianjur beberapa pekan lalu. Akibatnya, proses belajar mengajar di sekolah terhambat.
“Kami berkoordinasi bersama masyarakat setempat untuk mendirikan tenda di tanah milik warga, semoga dengan adanya sekolah darurat ini bisa membantu anak-anak dalam proses belajar pasca gempa bumi,” ucap Kasat Binmas.
Baca Juga: NU Peduli Kemanusiaan Cianjur Full Buka Layanan Kesehatan Gratis bagi Korban Gempa
Seperti diketahui, update data dampak kejadian gempa Cianjur tersebut mengakibatkan kerusakan bangunan perkantoran, rumah, toko, pondok pesantren dan masjid. Adapun korban meninggal 334 orang, luka-luka 593 orang, dalam pencarian 8 orang, dan pengungsi 114.683 orang.
Adapun kerusakan rumah/bangunan 37.830 unit dengan kerusakan ringan 18.469 unit, kerusakan sedang 11.210 unit, kerusakan berat 8.151 unit, kerusakan fasilitas pendidikan 525 unit, kerusakan fasilitas kesehatan 14 unit, kerusakan tempat ibadah 269 unit, kerusakan kantor dan gedung 17 unit, dan titik longsor di Jalan Nasional Tapal Kuda Cugenang. (DeSu)
Baca Juga: 3 TV Nasional Bakal Siarkan Pernikahan Kaesang dan Erina