daerah

Sistem Pengairan Padi Pandanwangi Harus Terjaga Agar Tidak Merusak Kualitas Hasil Panen

Selasa, 29 Agustus 2023 | 12:28 WIB
Beras Pandanwangi Cianjur (Abdul Qodir Majid)

JournaalNusantara.com - Musim kemarau yang melanda Cianjur membuat sejumlah petani merasa khawatir karena pengairan sawah menjadi terhambat.

Berbagai langkah sudah ditempuh oleh petani pandanwangi mulai dari menggunakan sedot air sungai sampai melakukan shalat istisqo atau shalat meminta hujan.

Baca Juga: Kenali Bantu Empedu dan Penyebabnya

Menurut Ketua Harian Masyarakat Pelestari Padi Pandanwangi Cianjur (MP3C) Ahmad Nur Rizal mengungkapkan bahwa kondisi cuaca panas yang melanda beberapa daerah khususnya Cianjur sering membuat khawatir para petani pandanwangi mengingat masa panen pandanwangi yang cukup lama dibanding padi biasa.

"Cuaca panas yang melanda beberapa daerah khususnya Cianjur sering membuat khawatir para petani pandanwangi mengingat masa panen pandanwangi yang cukup lama dibanding padi biasa yaitu 6 bulan." Ujar Rizal saat dihubungi JournalNusantara.com, Selasa (29/8/2023).

Baca Juga: Kita Tidak Dapat Mengatur Waktu, Kita Hanya Bisa Mengatur Prioritas

"Perlu langkah kontrukstif dalam menjaga stabilitas pengairan sawah seperti penghijauan, pembangunan embung, penambahan mesin sedot dan yang lainnya". Tegas Rizal.

'Jangan merusak alam khususnya daerah resapan air agar stabilitas aliran sungai atau sumber air tidak terganggu bila terjadi musim kering". Tambahnya.

Baca Juga: Pemilu Harus Lebih Beradab Agar Dapat Mengbangun Masa Depan Yang Lebih Beradab (Bag 2)

"Padi pandanwangi yang memiliki masa tanam yang lama perlu mendapat perhatian selain proses tanam, pemupukan juga normalisasi pengairannya harus betul-betul dijaga agar kualitas padi bagus." Pungkasnya.***

 

 

Tags

Terkini